Heboohh! Usai Lapak Gedung Dijual, Kini Giliran Laman DPR Diserang, Nama Berubah Menjadi Dewan Penghianat Rakyat

Oleh : Candra Mata | Kamis, 08 Oktober 2020 - 10:45 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Situs atau laman resmi Dewan Perwakilan Rakyat yakni dpr.go.id tak dapat di akses pada Kamis pagi (8/10). Laman tersebut hanya berwarna putih dengan bertuliskan terjadi kesalahan akses.

Tak hanya itu, dilansir dari Suara.com, beredar video yang menunjukkan bahwa situs resmi DPR RI tersebut sempat terkena serangan siber pada Kamis dini hari.

Serangan tersebut mengubah nama Dewan Perwakilan Rakyat menjadi 'Dewan Penghianat Rakyat'.

Hal tersebut terungkap dari unggahan video pengguna tik-tok yang tersebar luas disosial media.

"Ini siapa yang ngubah cuy?" tanya si pengguna TikTok saat mengunggah video itu pada Kamis (8/10/2020) dini hari.

Sebelumnya, Rabu (7/10/2020), disalah satu e-commerce, yakni Shopee dan Tokopedia muncul lapak gedung DPR RI dijual. Unggahan produk gedung DPR ini dijual mulai dari Rp1.000 hingga Rp99.000.

Banyak pihak menduga, berbagai aksi serangan siber dan satire ke DPR merupakan sebuah ungkapan kekecewaan dan protes atas disahkannya UU Omnibus Law Cipta Kerja oleh DPR RI.

Hingga berita ini diturunkan, redaksi belum mendapat konfirmasi pihak terkait atas serangan siber yang viral tersebut.

Candra Mata

Redaksi

Candra Mata adalah seorang jurnalis dan wartawan di media cetak dan portal berita online nasional bernama Industry.co.id, tercatat aktif sebagai salah satu tim redaksi dan jurnalis yang mengulas berbagai perkembangan sektor industri di Indonesia.Fokus Liputan: Artikel berita yang ditulisnya banyak berfokus pada kebijakan ekonomi, aktivitas ekspor-impor, program investasi nasional, perkembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), hingga inovasi Industri Kecil Menengah (IKM)

Lihat semua artikel →