Masyarakat Indonesia Menginginkan Mobil Ramah Lingkungan

Oleh : Ahmad Fadli | Kamis, 27 April 2017 - 16:13 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta industri otomotif dalam negeri untuk mengembangkan mobil ramah lingkungan sehingga mampu menembus pasar ekspor.

"Kita harapkan Indonesia tidak hanya merakit tapi juga menguasai teknologinya agar penjualannya lebih baik," kata Wapres saat membuka Indonesia International Motor Show (IIMS) 2017 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (27/4/2017)

Wapres mengatakan perkembangan teknologi banyak membawa perubahan termasuk pada industri kendaraan.

Begitu juga di Indonesia, di mana masyarakat yang merupakan konsumen menginginkan mobil murah dan ramah lingkungan.

Ini ketiga kalinya JK berturut-turut membuka IIMS sejak 2015. IIMS 2017 dibuka mulai 27 April - 7 Mei 2017 dengan tema utama "The Essence of Motor Show" dan didukung tema pendukung yaitu Carnival. Pameran otomotif IIMS 2017 diharapkan bisa menggairahkan penjualan kendaraan Indonesia.

Dalam kata sambutannya, JK mengatakan, Indonesia harus menjadi barometer industri otomotif dunia ke depannya sehingga bisa meningkatkan iklim investasi sektor otomotif di dalam negeri.

Dengan itu,  Wapres JK berharap Indonesia bukan sekedar urusan menjual mobil, melainkan juga menjadi negara pengekspor otomotif tidak hanya roda empat atau kendaraan penumpang. JK juga konsentrasi terhadap aktivitas riset otomotif di Indonesia.

Data Asean Automotive Federation (AAF) tercatat penjualan mobil penumpang Indonesia pada tahun lalu sebesar 861.329 unit, sementara kendaraan komersial sebesar 200.406 unit. Hal ini membuat penjualan kendaraan di Indonesia tercatat pertama di ASEAN yang mencapai 3.164.742 unit pada 2016.

Indonesia berhasil mengalahkan Thailand yang tahun lalu hanya berhasil menjual kendaraan (penumpang dan komersial) sebesar 768.788 unit.

Ahmad Fadli Lihat semua artikel →