Ada Hubungan Kesehatan Mental dengan Kesehatan Fisik, Jangan Remehkan!

Oleh : Hariyanto | Senin, 31 Agustus 2020 - 16:33 WIB · 4 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Tahukah anda, tubuh yang benar-benar sehat juga memerlukan kesehatan fisik sekaligus mental yang perlu dijaga? Hal tersebut karena, kesehatan mental dan kesehatan fisik memang saling berhubungan. Kesehatan fisik yang buruk dapat meningkatkan risiko terganggunya kesehatan mental. Begitu pula sebaliknya, kesehatan mental yang kurang baik juga bisa mengakibatkan kesehatan fisik kita terjun bebas.

Apa Itu Kesehatan Mental?

Kesehatan mental mengacu pada kesejahteraan seseorang pada tingkat emosional, sosial, dan psikologis. Kondisi tersebut sangat berpengaruh terhadap cara seseorang bertindak, proses pengelolaan emosi, sampai pengambilan keputusan. Seseorang yang memiliki kesehatan mental yang baik dapat menjaga hubungan yang sehat, mengekspresikan berbagai emosi, serta mengelola permasalahan.

Lalu, bagaimana Hubungan Kesehatan Mental dengan Kesehatan Fisik?

Seorang profesor psikiater klinis dari New York University’s Langone School of Medicine bernama Charles Goodstein, MD menyatakan bahwa otak manusia berhubungan erat dengan sistem endokrin yang bekerja melepaskan hormon. Hormon ini memiliki pengaruh terhadap kesehatan mental kita.  Begitu pula pikiran dan perasaan kita yang dapat memengaruhi hormon yang kemudian akan mengganggu sistem kerja organ tubuh kita. Beliau juga menyampaikan bahwa seringkali pasien yang datang ke dokter dengan keluhan pusing, letih, hingga gangguan di perut ternyata disebabkan oleh depresi. Contoh Kasus Hubungan Kesehatan Mental dengan Kesehatan Fisik Beberapa contoh kejadian atau kasus berikut ini menunjukkan adanya hubungan kesehatan mental dengan kesehatan fisik: 1. Melakukan pekerjaan berat pastinya akan lebih nyaman untuk dilakukan jika sebelumnya seseorang telah beristirahat dengan cukup. 2. Depresi dapat meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit jantung, stroke, diabetes dan kanker karena mental ilness ini memengaruhi sistem kekebalan tubuh. Kebiasaan-kebiasaan sehari-hari yang berkaitan dengan depresi juga dapat meningkatkan risiko terkena penyakit, seperti kurang aktivitas fisik dan menurunnya nafsu makan. 3. Seseorang yang lanjut usia dengan kondisi fisik tubuh fit memiliki kemampuan memori yang lebih baik dibandingkan dengan orang lanjut usia yang memiliki masalah kesehatan fisik. 4. Seseorang yang mengalami gangguan kesehatan mental atau sudah didiagnosa mengalami depresi biasanya mengalami susah tidur, merasa mudah letih, konstipasi, tidak nafsu makan, hingga kemungkinan berbagai dampak pada kesehatan fisik lainnya. 5. Trauma kekerasan di masa anak-anak akan sangat memengaruhi perkembangan otak anak. 6. Seseorang yang mengalami kecemasan atau anxiety berisiko mengalami gangguan fisik yang berkaitan dengan tekanan darah, misalnya adalah tekanan darah tinggi. 7. Kemarahan seseorang bisa berakibat buruk pada kesehatan jantung. 8. Pola makan dan konsumsi makan-makanan yang baik dapat meningkatkan suasana hati (mood) baikmu pula. Cara Membuat Tubuh Tetap Fit di Tengah Kesehatan Mental yang Kurang Prima Berbagai upaya yang bisa kamu lakukan demi menjaga kesehatan fisik dan mental: 1. Selain mampu menjaga kesehatan fisik, olahraga juga sangat penting untuk menjaga kesehatan mental kita. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa berolahraga dapat melepaskan hormon endorfin yang akan membuat seseorang merasa senang. Tak perlu berolahraga terlalu lama, kamu bisa melakukan aktivitas jalan pagi selama satu hingga 15 menit yang sudah cukup untuk meningkatkan energi dan membuat mood jadi lebih positif. Jika tak sempat berolahraga, pastikan kamu banyak bergerak dan melakukan aktivitas fisik. 2. Kamu perlu mengatur pola makan yang sehat. Pasalnya, nutrisi amat dibutuhkan untuk mendukung kesehatan fisik dan mental kita. Cobalah untuk menerapkan pola makan sehat dengan mengonsumsi protein, lemak esensial, karbohidrat kompleks, vitamin, mineral, dan air putih dalam jumlah yang cukup. 3. Pastikan kamu tidur dalam kurun waktu yang cukup. Sebab, kurang tidur bisa memengaruhi kesehatan jantung, meningkatkan berat badan, dan tentunya dapat berdampak pada mood seseorang yang juga akan berpengaruh pada kesehatan fisik dan mental. 4. Lakukan pemeriksaan rutin dengan ahli. Hal ini berlaku bukan hanya untuk memantau kesehatan fisik kita, tetapi juga kesehatan mental. Jadi, jika kamu merasa mengalami gangguan secara mental atau emosional, jangan ragu untuk bertemu dan berdiskusi dengan ahlinya sesuai dengan kebutuhan dan kemampuanmu. Hubungan kesehatan mental dan kesehatan fisik memang sangat erat. Maka dari itu, penting bagi kita semua untuk terus menjaga keduanya. Untuk kesehatan mental, kamu bisa melakukan berbagai aktivitas yang bikin relaks sesuai dengan preferensimu. Konsultasikan secara berkala dengan ahli, baik psikolog maupun psikiater.  Sementara itu, Anda bisa menjaga kesehatan tubuh dengan memiliki asuransi kesehatan di Qoala. Dengan Qoala, kamu bisa membandingkan berbagai produk asuransi kesehatan terbaik di Indonesia dengan informasi transparan serta sistem pembelian secara online yang praktis. 
Hariyanto

Redaksi

Herry adalah seorang jurnalis, kreator digital, dan editor yang berbasis di Indonesia. Berdasarkan rekam jejak kariernya, ia pernah menjadi staf pendukung di portal berita Inilah.com dan aktif sebagai jurnalis serta editor untuk media ekonomi dan bisnis Industry.co.id.

Lihat semua artikel →