Gembira Terima Banpres Jokowi Rp2,4 Juta, Pedagang Soto Sempat Kaget: Saya Dipanggil BRI, Saya Bingung, Tidak Punya Utang Kok Dipanggil?...

Oleh : Candra Mata | Jumat, 28 Agustus 2020 - 19:42 WIB · 3 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Yogya - Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari ini secara resmi menyerahkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif Usaha Mikro kepada 29 orang perwakilan pelaku usaha mikro dan kecil di Istana Kepresidenan Yogyakarta pada Jumat, (28/8). 

Menurut Presiden Jokowi, bantuan sebesar Rp2,4 juta merupakan hibah modal kerja untuk para pelaku usaha di masa pandemi.

Sejatinya, banpres tersebut akan diberikan kepada 12 juta orang pelaku usaha mikro dan kecil hingga bulan September.

"Tapi ingat ini harus dipakai untuk modal usaha. Karena kondisinya seperti ini saya tahu ada yang omzetnya biasanya Rp500 ribu sekarang tinggal Rp300 atau Rp200 ribu. Memang kondisinya tidak mudah," ucap Jokowi.

Ia berharap agar bantuan yang murni merupakan hibah tersebut dapat digunakan sebaik-baiknya untuk usaha, sehingga para pelaku usaha penerima bantuan dapat segera bangkit dari keterpurukan.

"Kondisi sulit seperti ini dialami tidak hanya di negara kita, tapi juga dialami oleh 215 negara di dunia. Negara yang kaya dan besar, kena. Negara yang sedang di tengah, juga kena. Negara yang miskin juga kena. Negara kecil juga kena. Semuanya kena," ujar Jokowi.

Ia sangat memahami bahwa banyak pelaku usaha khususnya usaha mikro dan kecil sangat terpukul oleh dampak yang ditimbulkan oleh pandemi. 

Jokowi menyebut banpres ini merupakan jawaban dari keluhan-keluhan yang diderita pelaku usaha tersebut.

"Pemerintah, karena pandemi Covid ini, telah mengeluarkan semua jurus. Ada yang namanya BLT Desa, bansos tunai, subsidi listrik digratiskan untuk pelanggan 450 VA dan diskon 50 persen untuk 900 VA, bantuan sembako, subsidi bunga, kemarin kita keluarkan subsidi gaji. Sekarang kita berikan yang namanya Banpres Produktif Usaha Mikro," tandasnya.

Salah satu perwakilan pelaku usaha yang hadir dalam kesempatan itu, Supoyo sempat menceritakan berbagai persoalan yang dihadapinya kepada kepala negara.

Pedagang soto di Daerah Istimewa Yogyakarta ini menyebut sempat kebingungan ketika menerima panggilan dari Bank Rakyat Indonesia. Hal tersebut lantaran dirinya merasa tidak memiliki utang atau pinjaman di bank tersebut.

"Saya jualan soto, lantas adanya pandemi itu sepinya enggak karu-karuan. Artinya kita pilih istirahat daripada enggak balik modal. Untungnya setelah berapa lama kemudian saya mulai bangkit lagi kira-kira seminggu lalu. Lantas saya dipanggil BRI. Saya bingung, tidak punya utang kok dipanggil BRI. Ada apa ini? Ternyata saya dikasih tahu bahwa saya dapat bantuan dari Presiden," ceritanya kepada presiden Jokowi dengan gembira.

Atas bantuan yang telah diterima dari Presiden tersebut, Supoyo bersama penerima bantuan lainnya menyampaikan ucapan terima kasih secara langsung kepada Presiden Joko Widodo.

"Saya berterima kasih atas bantuan Bapak Presiden. Mudah-mudahan ada hikmahnya, bisa untuk tambahan modal, semoga nanti (usaha kami) bisa lebih besar lagi," pungkasnya.