Gedung Kebakaran, Jaksa Agung dan 1000 Pegawai Kejagung Kini di Ragunan

Oleh : kormen barus | Senin, 24 Agustus 2020 - 16:43 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id, Jakarta-Kebakaran hebat melalap gedung Utama Kejaksaan Agung, Sabtu malam (22/8/2020) menyebabkan terganggunya aktivitas di lingkungan Kejaksaan Agung.

ST Burhanuddin dalam laman Youtube Kejaksaan RI, Senin (24/8/2020) menginformasikan sudah mulai berkantor di Badan Diklat Kejaksaan, Ragunan, Jakarta Selatan. Ia mengungkapkan lebih dari 1000 orang pegawai Kejagung yang harus 'ngungsi' ke tempat sementara.

"Untuk (Jaksa Agung Muda) Pembinaan aja 900 orang. Kemudian (Jaksa Agung Muda) Intel 250-an orang," kata ST Burhanuddin dalam laman Youtube Kejaksaan RI, Senin (24/8), melansir cnbc Indonesia.

Meski harus memindahkan jumlah pegawai yang begitu banyak, namun Ia yakin kapasitas di Balai Diklat tetap dapat menampung. Saat ini proses pendidikan sedang tidak berjalan secara langsung akibat masa pandemi Covid-19. Sementara untuk pelayanan, ia mengklaim tetap berjalan efektif.

"Sementara nggak (kerja shift), tetap aja. Kita nggak ada per shift, tetap bekerja sudah dibagi ruang-ruangannya. Seperti tempat duduk lagi kita susun," paparnya.

Meski sedang bekerja di Balai Diklat yang berlokasi di Ragunan, namun Burhanuddin tetap harus membagi fokusnya dengan kelanjutan nasib gedung Kejagung di Blok M. Ia mengaku akan menjalin komunikasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Sembari menunggu hasil olah TKP terkait penyebab kebakaran.

"Gedung ini sudah 58 tahun, surat-suratnya udah terbakar kemarin, tapi pada dasarnya ini gedung udah 58 tahun didirikan tahun 1961. Bisa dibayangin lah kondisinya," sebutnya.

Kormen Barus

Pimpinan Redaksi

Kormen Barus adalah seorang jurnalis dan editor senior yang saat ini dikenal sebagai Pimpinan Redaksi di media portal berita nasional ⁠Industry.co.id. Ia juga memiliki rekam jejak sebagai jurnalis untuk portal Infomoneter dan Redaktur Pelaksana di Majalah Business Review. Selain aktif di dunia jurnalistik, ia adalah penulis yang telah menerbitkan karya di bidang lingkungan, seperti buku yang berjudul "Desa Mandiri Menuju Langit Biru di Bumi Khatulistiwa

Lihat semua artikel →