Asiiik! Emak-emak Bakal Dapat Stimulus Modal Usaha Rp 2 Juta

Oleh : Ridwan | Rabu, 12 Agustus 2020 - 11:10 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Pemerintah tengah merancang sejumlah kebijakan fiskal baru untuk menyelamatkan perekonomian negara yang kolaps sampai minus 5,32 persen akibat wabah COVID-19. 

Usai memberikan paket bantuan langsung tunai (BLT) untuk pekerja swasta dengan gaji di bawah Rp 5 juta, kali ini pemerintah juga akan memberikan stimulus usaha senilai Rp 2 juta kepada ibu rumah tangga dan pelaku usaha kecil mikro menengah (UMKM).

Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi dan Keuangan Kementerian Koordinator Perekonomian, Iskandar Simorangkir menyatakan, rencana ini masih dalam tahap pembahasan. Namun sedianya pada pekan ini Komite Pembiayaan akan memberikan keputusannya.

"Intinya kredit UMKM tersebut adalah kredit lunak yang terutama ditujukan untuk pegawai yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) yang ingin berusaha. Dan ibu rumah tangga yang melakukan usaha mikro," kata Iskandar di Jakarta (11/8) kemarin.

Namun tak hanya memberikan pinjaman lunak untuk modal usaha, pemerintah juga akan memberikan BLT bagi kelompok pengusaha kecil seperti ini. 

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebut akan ada bantuan dana segar senilai Rp 2,4 juta kepada 12 juta usaha kecil dengan total anggaran sampai Rp 30 triliun.

Fokusnya pinjaman dan dana segar ini akan diberikan kepada usaha kecil yang tak terjangkau bank. Nantinya stimulus ini akan disalurkan lewat institusi seperti koperasi, pegadaian, PNM Mekar atau berbagai PNM lain, hingga Bank Wakaf.

"Saat ini pemerintah memusatkan perhatiannya di kelas ini. Sekarang pemerintah memberikan bansos produktif, dan kredit Rp 2 juta tanpa bunga, untuk usaha ultra mikro yang belum bankable," jelas Sri Mulyani, dilansir Kontan, Rabu (12/8). 

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →