Rehat Tengah Hari, IHSG Ditutup Turun ke Posisi 5.600

Oleh : Abraham Sihombing | Kamis, 20 April 2017 - 12:45 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup turun 0,1%, atau 6 poin, ke posisi 5.600,83 pada rehat tengah hari Kamis (20/04/2017) ini dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan pada Selasa (18/04/2017).

IHSG sepanjang sesi pertama perdagangan bergerak pada kisaran 5.600-5.619. Ada 118 saham yang harganya menguat, 35 saham melemah, 112 saham stagnan dan 175 saham tidak ditransaksikan sama sekali.

Total nilai perdagangan tercatat sebesar Rp5,46 triliun dengan volume transaksi sebanyak 8,05 miliar unit saham. Sementara itu, investor asing melakukan aksi beli saham bersih (net buying) sebesar Rp1,09 triliun dengan volume pembelian sebanyak 1,48 miliar unit saham.

Hanya tiga dari 10 indeks sektoral yang menghijau pada sesi pertama perdagangan hari ini. Indeks sektor properti mengalami penurunan terbesar, yaitu sebesar 0,79%, atau 4.01 poin, ke posisi 504. Kemudian diikuti oleh indeks sektor perdagangan dan indeks sektor konsumer yang masing-masing tergerus 0,5% dan 0,45%. Sementara itu, indeks sektor aneka industri mengalami kenaikan terbesar, yaitu sebesar 1,14%, atau 16,30 poin, ke posisi 1.441.

Saham-saham yang mengalami kenaikan harga pada sesi pertama perdagangan hari ini dan menjadi top gainers adalah saham PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) yang harganya naik Rp70, atau 2,2%, menjadi Rp3.270 per unit, saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) yang harganya terangkat Rp350, atau 2,1%, menjadi Rp17.275 per unit dan saham PT Adaro Energy Tbk (ADRO) yang harganya meningkat Rp30, atau 1,6%, menjadi Rp1.865 per unit.

Sedangkan saham-saham yang harganya terpuruk dan menjadi top losers adalah saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) yang harganya tergerus Rp30, atau 7,1%, menjadi Rp390 per unit, saham PT Pembangunan Perumahan Tbk (PTPP) yang harganya susut Rp120, atau 3,6%, menjadi Rp3.240 per unit dan saham PT Waskita Karya Tbk (WSKT) yang harganya turun Rp70, atau 2,9%, menjadi Rp2.370 per unit. (Abraham Sihombing)

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →