Saham Cahayasakti Investindo Ditawarkan antara Rp650-850 per Unit

Oleh : Abraham Sihombing | Selasa, 18 April 2017 - 10:04 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta- PT Cahayasakti Investindo Sukses, satu anak usaha Grup Olympic yang menjalankan bisnisnya di bidang furniture, menawarkan saham kepada publik pada kisaran harga Rp650-850 per unit melalui Penawaran Umum Perdana Saham (PUPS).

Menurut Lukas Maulana Jusuf, Direktur Keuangan Cahayasakti Investindo Sukses, manajemen perseroan menawarkan sebanyak-banyaknya 207 juta saham baru. Itu mencapai 15,84% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh.

“Dengan demikian, kami berharap memperoleh tambahan modal antara Rp134,55-175,95 miliar melalui PUPS ini,” ujar Lukas kepada wartawan dalam konferensi pers usai acara Rapat Uji Tuntas di Energy Building, SCBD, Jakarta Selatan, Senin (17/04/2017).

Lukas menjelaskan, sekitar 78% dari dana hasil PUPS tersebut akan digunakan untuk modal kerja, 10% untuk pembayaran sebagian pokok utang kepada PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk dan sisanya 12% untuk belanja modal.

Sementara itu, John Herry Teja, Direktur PT Ciptadana Sekuritas Asia, mengungkapkan, penawaran saham yang dilakukan perseroan melalui PUPS tersebut menyasar investor domestik, ritel dan institusi. “Target investor pada PUPS ini adalah investor domestik, ritel dan institusi,” imbuhnya.

Masa penawaran awal (book building) saham CSIS dilaksanakan pada 17-26 April 2017. Perseroan berharap memperoleh pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 28 April 2017. Jika pernyataan efektif tersebut diperoleh tepat waktu, maka penawaran umum akan dilakukan pada 3 -5 Mei 2017. Kemudian pencatatan dan perdagangan perdana saham tersebut di Bursa Efek Indonesia (BEI) akan dilaksanakan pada 10 Mei 2017. (Abraham Sihombing)

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →