Delapan Desa Lima kecamatan di Kabupaten Konawe Sulsel Terendam Banjir

Oleh : Nata Kesuma | Minggu, 12 Juli 2020 - 07:07 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Hujan dengan intensitas tinggi mengakibatkan banjir setinggi 70 hingga 80 centimeter dan merendam delapan desa di Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara. 

Berdasarkan data yang dihimpun oleh Pusdalops BNPB per Sabtu (11/7), delapan desa di 5 kecamatan terdampak banjir tersebut. 

"Wilayah desa terdampak yaitu Desa Labungga dan Laronangga di Kecamatan Andowia, Desa Puwanggudu dan Alawanggudu di kecamatan Asera, Desa Polora Indah di Kecamatan Langgikima, Desa Tambakua di Kecamatan Landawe, serta Desa Pondoa dan Padalere Utama di Kecamatan Wiwirano. Selain merendam pemukiman di wilayah desa, banjir menyebabkan akses jalan antar desa putus," ujar Raditya Jati, Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB melalui keterangan tertulis yang diterima redaksi Industry.co.id Minggu Pagi (12/7).

Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Konawe Utara telah tiba di lokasi untuk melakukan evakuasi serta kaji cepat. 

Di samping itu, mereka melakukan koordinasi dengan dinas terkait untuk melakukan penanganan banjir.

Melihat analisis dari InaRISK, wilayah Kabupaten Konawe Utara memiliki potensi bahaya kategori sedang hingga tinggi untuk banjir. Luas bahaya akibat banjir mencakup lebih dari 19 ribu hektar di 10 kecamatan. 

"Sedangkan dari sisi risiko, sekitar 12.829 jiwa terpapar potensi banjir di 10 kecamatan tersebut," ucap Raditya. 

Sementara itu, melihat prakiraan hujan dasarian II – II Juli hingga I Agustus 2020, wilayah Konawe Utara masih berpotensi hujan tinggi. 

"Melihat prakiraan ini, masyarakat untuk terus waspada dan siap siaga dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, longsor dan banjir bandang. Hujan dengan intesitas tinggi dan berdurasi lama bisa menjadi salah satu indikator dalam menyikapi kesiapsiagaan masyarakat," pungkasnya.

Nata Kesuma

Redaksi

Nata Kesuma adalah seorang jurnalis dan penulis yang berbasis di Indonesia. Dengan rekam jejak karier lebih dari enam tahun di Industry.co.id, ia telah menghasilkan lebih banyak artikel dengan total jangkauan jutaan pembaca. Spesialisasinya mencakup politik nasional, kebijakan pemerintah, industri manufaktur, serta sektor keuangan dan energi. Nata dikenal dengan gaya penulisan yang informatif dan tajam, kerap mengangkat topik-topik strategis seperti hilirisasi industri, kebijakan ekonomi pemerintah, serta perkembangan kawasan industri Jababeka. Selain dunia jurnalisme, ia juga aktif sebagai kreator digital yang memproduksi konten-konten evergreen seputar pendidikan, UMKM, dan gaya hidup.

Lihat semua artikel →