PLN Cetak Rugi Rp38,88 Triliun, Dirut Tagih Piutang ke Pemerintah

Oleh : Candra Mata | Kamis, 18 Juni 2020 - 10:50 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta, PT PLN (Persero) berharap piutang pemerintah yang merupakan kompensasi atas subsidi listrik 2018 dan 2019 bisa dan segera cair di tahun ini.

Hal tersebut disampaikan Direktur Utama PLN, Zulkifli Zaini di Jakarta beberapa waktu lalu lantaran perseroan meraup kerugian cukup besar di awal 2020 sepanjang Januari-Maret sebesar Rp38,88 triliun.

"Keuangan perusahaan cukup tertekan dan berharap piutang pemerintah yang merupakan kompensasi atas subsidi listrik 2018 dan 2019 bisa dan segera cair di tahun ini," ujar Zulkifli. 

Dikatakannya, hingg saat ini pihaknya masih menunggu pembayaran pemerintah tersebut. 

"Memang insyaallah akan dibayar tahun 2020 ini sebesar Rp45 triliun" ucapnya. 

PLN, menurutnya, harus menalangi listrik gratis bagi pelanggan 450 VA dan diskon 50 persen bagi pelanggan 900 VA bersubsidi. 

Beban dari subsidi stimulus dari Pemerintah tersebut harus ditanggung oleh PLN. 

“Itu budgetnya sekitar Rp3,9-Rp4 triliun untuk tiga bulan, nanti kalau ada perpanjangan dari pemerintah akan kami laksanakan, subsidi ini pelaksanaanya ditalangi dulu dari arus kas PLN, baru kemudian ditagihkan kepada pemerintah,” jelasnya.

Candra Mata

Redaksi

Candra Mata adalah seorang jurnalis dan wartawan di media cetak dan portal berita online nasional bernama Industry.co.id, tercatat aktif sebagai salah satu tim redaksi dan jurnalis yang mengulas berbagai perkembangan sektor industri di Indonesia.Fokus Liputan: Artikel berita yang ditulisnya banyak berfokus pada kebijakan ekonomi, aktivitas ekspor-impor, program investasi nasional, perkembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), hingga inovasi Industri Kecil Menengah (IKM)

Lihat semua artikel →