Bongkar Pasang Dirut BUMN Karya Berlanjut, Giliran Tumiyana Dirut WIKA Dicopot Erick Thohir

Oleh : Ridwan | Senin, 08 Juni 2020 - 17:15 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Menteri BUMN Erick Thohir merombak jajaran direksi dan komisaris PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. Dalam perombakan tersebut Erick memutuskan untuk mencopot Tumiyana dari kursinya sebagai direktur utama perusahaan.

Sebagai gantinya, ia menunjuk Agung Budi Waskito menjadi direktur utama Wijaya Karya. Sebelumnya, Agung merupakan Direktur Operasi I Wijaya Karya.

Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada hari ini, Senin (8/6). 

Selain direktur utama, ia juga menunjuk lima direktur baru. Kelimanya yakni, Rudi Hartono sebagai Direktur Quality, Health, Safety, and Environment, Hananto Aji sebagai Direktur Operasi I, Harum Akhmad Zuhdi sebagai Direktur Operasi II, dan Sugeng Rochadi sebagai Direktur Operasi III.

Selain itu, ia juga menunjuk Jarot Widyoko sebagai komisaris utama menggantikan Imam Santoso.

Sekretaris Perusahaan Mahendra Vijaya mengatakan kepengurusan baru diharapkan memperkuat posisi perusahaan dengan kode saham WIKA itu. Terutama, untuk memastikan keberlangsungan bisnisnya di tengah tantangan penyebaran Covid-19.

Ia mengatakan hingga April 2020, Wijaya Karya telah mencatatkan kontrak baru sebesar Rp2,83 triliun. Sebagian besar kontrak baru disumbang oleh sektor industri, disusul dengan infrastructure & building, properti, dan sektor energi dan industrial plant.

Sementara itu, dari segi kepemilikan, mayoritas kontrak baru tersebut berasal dari swasta. Disusul kepemilikan pemerintah dan sebagiannya lagi merupakan sinergi BUMN.

"Dengan kontrak baru tersebut, WIKA kini telah memiliki kontrak dihadapi sebesar Rp80,68 triliun," ujarnya dalam keterangan resmi, dikutip Senin (8/6).

Berikut susunan komisaris dan direksi perseroan:

Komisaris

Komisaris Utama: Jarot Widyoko
Komisaris: Edy Sudarmanto
Komisaris: Firdaus Ali
Komisaris: Satya Bhakti Parikesit
Komisaris Independen: Adityawarman
Komisaris Independen: Harris Arthur Hedar
Komisaris Independen: Suryo Hapsoro Tri Utomo


Direksi
Direktur Utama: Agung Budi Waskito
Direktur Keuangan: Ade Wahyu
Direktur Quality,Health, Safety, and Environment: Rudy Hartono
Direktur Human Capital, dan Pengembangan: Mursyid
Direktur Operasi I: Hananto Aji
Direktur Operasi II: Harum Akhmad Zuhdi
Direktur Operasi III: Sugeng Rochadi

Perlu diketahui, Selain Wijaya Karya, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir telah merombak sejumlah BUMN Karya lainnya. Mulai dari PT Hutama Karya (Persero), PT Waskita Karya (Persero) Tbk, PT PP (Persero) Tbk serta PT Adhi Karya (Persero) Tbk.

Seluruh Direktur Utama (Dirut) BUMN Karya itu dicopot, kecuali Budi Harto yang mendapat posisi baru. Di mana sebelumnya Dirut Adhi Karya, sekarang mengawaki Hutama Karya. 

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →