Tajir Melintir! Pengusaha Asal Jambi Beli Motor Gesits Jokowi Seharga Rp 2,5 Miliar

Oleh : Ridwan | Senin, 18 Mei 2020 - 07:20 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Orang Jambi beli motor listrik Gesits Presiden Joko Widodo atau Jokowi seharga Rp 2,5 miliar. 

Motor listrik Gesits Jokowi laku senilai Rp 2,5 miliar lebih dalam lelang yang digelar saat konser amal penggalangan dana virtual yang digagas MPR bersama Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Minggu (17/5/2020)

Orang Jambi itu adalah seorang pengusaha bernama M Nuh asal Kampung Manggis. Motor itu dibubuhi tanda tangan Jokowi senilai Rp 2.555.000.000.

"Ya Jambi, terima kasih bapak yang dari Jambi, semoga Allah SWT memberikan rezeki yang lebih banyak lagi untuk bapak dan keluarga," kata Ketua MPR RI Bambang Soesatyo yang meresmikan pelelangan itu, (17/5/2020).

Dalam kesempatan itu, Bamsoet juga menyatakan dirinya akan melobi Presiden Jokowi untuk mempersilahkan Bapak M Nuh menggunakan motor tersebut di kompleks Istana Kepresidenan.

Selain dari hasil lelang motor, konser amal yang digelar selama 2 jam ini berhasil mengumpulkan donasi sebesar Rp 4.003.357.815 untuk membantu penanganan pandemi virus corona COVID-19.

Bamsoet mengklaim konser ini terselenggara tanpa uang negara sepeser pun, menurutnya acara ini diinisiasi para pekerja seni yang meminta pemerintah mengadakan konser amal virtual.

"Ini sepenuhnya kita gotong royong, tidak ada sepeser pun uang negara yang dipakai untuk kegiatan ini, dari kita untuk kita, dari seniman untuk seluruh rakyat indonesia yang membutuhkan, bagi nelayan petani peternak, semua dipikirkan oleh seniman ini," tegasnya.

Di awal, Jokowi juga muncul melalui video conference membuka konser amal penggalangan dana secara virtual bertajuk "Berbagi Kasih Bersama Bimbo, Bersatu Melawan Corona" yang disiarkan di sejumlah stasiun televisi ini. Konser ini ditutup oleh pembacaan doa oleh Wakil Presiden RI Maruf Amin.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →