Ekonomi Makin Sulit, Masyarakat Ramai-ramai Gadai Mobil

Oleh : Ridwan | Kamis, 14 Mei 2020 - 16:05 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Tidak sedikit masyarakat Indonesia mengalami krisis ekonomi yang diakibatkan pandemi virus Corona. Beberapa di antaranya ada yang menggadaikan mobil kesayangan agar mendapatkan dana segar untuk kebutuhan pokok. Jumlahnya meningkat drastis.

Salah satu perusahaan yang melayani jasa pinjaman uang dengan sistem gadai pun mengungkapkan adanya lonjakan nasabah saat ini.

Khusus untuk kendaraan saja, gudang penyimpanan kendaraan PT Pegadaian (Persero) terbesar yang terletak di Kebon Nanas, Jakarta Timur pun hampir penuh.

"Kalau sampai saat ini kapasitas kurang lebih sampai 200 unit. Saat ini yang tersimpan sudah mencapai 192. Kurang lebih tinggal dua sampai tiga slot lagi yang masih kosong," ungkap Senior Manager PT Pegadaian, Johnson L Tobing dikutip detik.com (14/5/2020)

Johnson mengakui adanya eskalasi nasabah yang menggadaikan kendaraan sejak virus Corona masuk ke Indonesia. Dari bulan Februari sampai April tercatat sudah masuk 101 mobil.

"Sebelumnya tidak terlalu, namun karena pandemik saat ini berpengaruh, nasabah butuh dama cepat mungkin yang dipilih pegadaian. Mulai Februari mMaret sampai April itu kenaikan sebesar 13 persen. Dari Februari ke Maret saja sekiar 34 mobil, Maret ke April itu 67 mobil masuk yang masuk," jelas Johson.

Gudang kendaraan PT Pegadaian di Kebon Nanas, Jakarta Timur ini merupakan yang terbesar. Selain menerima langsung dari nasabah, mobil-mobil yang digadai dari cabang lain dan sudah penuh juga terkadang dikirim untuk disimpan di sini.

"Gudang di sini adalah gudang terpadu PT Pegadaian jadi memang ini adalah gudang bersama yang nantinya apabila unit atau cabang yanng melebihi kapasitasnya bisa ditaruh di sini," terang Johnson.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →