Dahsyat, Sri Mulyani Sebut Jumlah Penerbangan di Indonesia Turun Drastis dari 79 Ribu Kini Hanya Tinggal 70

Oleh : Ridwan | Senin, 04 Mei 2020 - 16:45 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id -Jakarta - Industri penerbangan menjadi sektor yang paling terdampak akibat pandemi virus corona (Covid-19). Penerbangan di Tanah Air pun telah menurun drastis dari segi jumlah semenjak pandemi tersebut masuk pada Maret 2020.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan, jumlah penerbangan di Indonesia saat ini hanya terdapat 70 penerbangan atau menurun drastis dari biasanya terdapat 79.000 penerbangan.

"Di Indonesia sendiri dari 79.000 (penerbangan) sekarang menjadi tinggal 70 penerbangan. Jadi, semua perusahaan penerbangan tertekan luar biasa," ujar Sri Mulyani dalam rapat virtual dengan Badan Anggaran (Banggar) DPR, Senin (4/5/2020).

Mantan direktur pelaksana Bank Dunia ini menambahkan, sebanyak 12.703 penerbangan domestik dan internasional telah dibatalkan dalam periode Januari-Februari 2020. 

Dia juga menyebut jumlah penerbangan yang dibatalkan di seluruh dunia mencapai 240.000 penerbangan pada periode yang sama.

"Kehilangan pendapatan di sektor layanan udara selama Januari-Februari 2020 mencapai Rp207 miliar," ucapnya.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →