Kabar Baik, Jumlah Pemakaman Protokol Covod-19 di DKI Jakarta Terus Menurun

Oleh : Ridwan | Kamis, 23 April 2020 - 08:45 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan jumlah pemakanan dengan protokol Covid-19 di wilayah Ibu Kota cenderung menurun pada pekan ini.

"Kita memiliki data pemakaman dengan protokol Covid-19 dalam beberapa hari terakhir menunjukkan penurunan," kata Anies saat konferensi pers secara virtual di Balai Kota DKI Jakarta (22/4/2020).

Anies menyebutkan, pada pekan sebelumnya data pemakaman dengan protokol Covid-19 mencapai 50 kasus atau lebih per harinya.

Namun pada beberapa hari terakhir menurun pada kisaran 30 kasus hingga 40 kasus per hari, bahkan pernah 29 kasus pada dua hari berturut-turut.

Gubernur DKI mengatakan, pihaknya akan memantau perlambatan data jumlah pemakaman dengan protokol Covid-19 tersebut.

"Apakah tren penurunan ini permanen, kita terus pantau mudah-mudahan ini permanen sudah mulai turun," ujar Anies.

Pemprov DKI memperpanjang masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) selama 28 hari pada 24 April hingga 22 Mei mendatang.

Hal itu karena jumlah pasien positif terjangkit virus dari Wuhan tersebut belum turun meski sudah melaksanakan PSBB sejak 10 April 2020. Bahkan DKI sudah melakukan pembatasan angkutan umum, penutupan tempat wisata dan bekerja dari rumah sejak 14 Maret 2020. (Bisnis.com)

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →