Sri Mulyani dan Sosok Wanita Kartini Masa KIni
INDUSTRY.co.id, Jakarta-Di seluruh seantero dunia, terdapat banyak wanita yang sukses menjadi pemimpin bisnis. Bahkan di banyak sektor, seperti: Politik, sciense, teknologi pun, wanita menunjukan peran yang luar biasa. Apa yang menjadi rahasia kekuatan wanita?
Nama Kartini tak lekang di telan zaman. Melalui buku ”Habis Gelap Terbitlah Terang”, Kartini dianggap sebagai reformator pencerahan bagi kaum wanita Indonesia. Indonesia pun menetapkan 21 April sebagai Hari Kartini, hari kebangkitan wanita.
Ikhwal dua abad silam, banyak tulisan menyebutkan, Kartini kerap menangis dan tertekan melihat dan merasakan sendiri penderitaan kaumnya akibat perlakuan, yang membedakan kaum pria dan wanita.
Bekal pendidikan yang di’cicip’nya-membuat Kartini muda curhat pada suami istri Abendanon dan beberapa teman Eropanya. Hasratnya begitu besar agar wanita Indonesia di zaman itu bisa menjadi kaum terdidik hingga tak mudah ditindas.
Karena itulah-menandai Hari kartini tahun 2020 ini, terdorong untuk menampilkan sosok –sosok wanita tangguh di industri bisnis Indonesia. Sebagai bentuk apresiasi terhadap perjuangan dan prestasi yang luar biasa dari wanita pemimpin bisnis Indonesia. Kekuatan mental dalam menghadapi resiko dan ragam tantangan bisnis, merupakan sebuah prestasi yang patut ditiru.
Di tengah keberhasilan mereka, kita tahu beban yang mereka emban luar biasa beratnya. Mereka melahirkan, melayani, mengurus rumah dan mendidik anak yang kadang dianggap sebagai kodrat perempuan. Padahal di tengah peran ganda tersebut, wanita banyak menunjukan kesuksesan dalam menjalankan bisnis. Kendati sibuk dalam karir dan bisnis, sebagian besar eksekutif wanita pun memiliki kehidupan keluarga yang cukup baik.
Di Amerika ada sebuah penelitian yang menyebutkan, untuk menjalankan peran sebagai ’ibu rumah tangga’ di rumah mereka, pria tak mampu bertahan lebih dari 6 bulan. Ini menunjukan peran seorang ibu dalam keluarga tak tergantikan.
Kini di seluruh seantero dunia, wanita-wanita pemimpin telah menjadi bagian penting hampir di semua sektor, seperti: Politik, sciense dan dunia bisnis, dan sebagainya. Bahkan dalam dunia bisnis diperkirakan, sepertiga dari jumlah entrepreneur di seluruh dunia adalah wanita.
Menurut laporan Association Educational Foundation di Amerika serikat beberapa tahun silam, terdapat sekitar 25 persen waralaba yang dijalankan Wanita. Wanita memiliki kelebihan dalam berbisnis. Antara lain: wanita cenderung lebih patuh dan mengikuti aturan, hati-hati dalam berbisnis, luwes dalam bernegosiasi, terbiasa mengatur keuangan, ulet dan sabar.
Berdasarkan hasil sensus yang dilakukan oleh Equal Opportunity for Women in the Workplace Agency, salah satu temuannya adalah hanya 54.5 persen perusahaan di Australia pemimpin tertingginya dijabat oleh perempuan. Ini berbanding jauh dengan perusahaan di Amerika yang 85.2 persen jabatan tertingginya diduduki oleh Perempuan. Begitu pula di Kanada yang mencapai 65.6 persen, Inggris 60 persen dan Afrika Selatan sebanyak 59.3 persen perempuan menjadi salah satu pemimpin perusahaan.
Bahkan pada saat penelitian dilakukan, hanya ada empat orang perempuan yang memimpin perusahaan di Australia. Sementara atasan laki-laki lebih mendominasi, jauh melebih jumlah atasan perempuan dengan presentase sepuluh banding satu.
Menurut Anna McPhe, peneliti yang memublikasikan hasil survei, minimnya pemimpin perempuan dalam dunia bisnis, adalah karena kurangnya kesempatan yang diberikan dan ditambah benturan budaya yang sedikit menghambat.
Meskipun demikian hal tersebut tidak menghentikan langkah perempuan untuk meningkatkan pendidikan, pengalaman dan ambisi untuk menjadi bagian dari orang-orang yang memberi pengaruh besar pada masa depan Australia. Namun sayangnya, menurut Anna, semua itu tidak banyak berpengaruh karena makin banyak saja pegawai perempuan yang dibayar dengan upah kecil dan status yang rendah pula. Bagaimana dengan di Indonesia? Apakah bias gender masih berlaku sehingga keberadaan perempuan di kancah bisnis masih belum bisa diperhitungkan?
Dalam dunia bisnis Indonesia kita memiliki nama wanita yang sukses dalam memimpin. Menkeu Sri Mulyani yang pernah masuk peringkat 23 dari 100 wanita paling berpengaruh di dunia versi majalah Forbes di tahun 2008 merupakan sebuah prestasi wanita yang luar biasa. Sri Mulyani dianggap cukup berpengaruh karena setelah ditunjuk sebagai Menteri Keuangan. Sri Mulyani juga menjabat Direktur IMF
Forbes juga menilai, investasi asing terus menanjak setelah kepemimpinan Sri Mulyani di Departemen Keuangan. Sri Mulyani juga dinilai gigih memberantas korupsi di birokrasi, menciptakan insentif pajak dan mempermudah UU Investasi. Gelar dari Forbes itu sekaligus melengkapi berbagai gelar yang diperoleh ibu tiga anak ini sebelumnya. Sri Mulyani pada waktu sebelumnya juga telah dinobatkan sebagai tokoh paling berpengaruh di Asia oleh Singapore Institute of International Affair (SIIA).
Jaringan media sosial profesional LinkedIn pernah mengumumkan deretan profesional yang paling banyak dilihat di sektor-sektor yang berkembang pesat dari edisi pertama LinkedIn Spotlight 2019.
LinkedIn Spotlight adalah daftar profesional yang dikeluarkan dua kali setahun. Daftar ini dianggap menginspirasi dengan unggahan yang menarik dan popular berupa artikel dan video di LinkedIn.
Salah satu yang ada di dalam LinkedIn Spotlight adalah Menteri Keuangan Indonesia, Sri Mulyani Indrawati.
Mengutip keterangan resmi LinkedIn, Kamis (31/10/2019), yang secara rutin berbagi kegiatan dan pemikirannya untuk memperkuat kebijakan fiskal dan anggaran nasional Indonesia.