Ekonomi Pasca Covid-19, Bos Kadin: Perlu Diantisipasi, Jangan Sampai Kita Ketinggalan Kereta

Oleh : Ridwan | Rabu, 15 April 2020 - 08:05 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Rosan Perkasa Roeslani menilai dampak yang terjadi usai pandemi Covid-19 perlu diantisipasi. Khususnya di bidang ekonomi dan investasi yang terpukul sangat keras selama meluasnya Covid-19 di seluruh dunia.

"Jangan sampai saat keadaan membaik kita malah ketinggalan kereta. Harus diantisipasi dan dipersiapkan," kata Rosan dalam keterangannya (14/4/2020).

Rosan menuturkan, para investor di seluruh dunia saat ini memang masih dalam status melihat keadaan dan menahan investasi. Rosan juga melihat bahwa memang terjadi capital outflow yang cukup signifikan selama masa pandemi. 

"Indonesia juga kena imbasnya. Tapi harus diingat ini juga terjadi di seluruh dunia," ucap Rosan.

Di sisi lain, Rosan melihat upaya melanjutkan pembahasan RUU Cipta Kerja (Ciptaker) adalah langkah antisipasi dan respons terhadap kondisi ekonomi saat ini. 

"Dampak dari RUU Cipta Kerja saat ini mungkin memang belum terlihat, tapi kalau ini semua sudah berakhir ini akan sangat terasa. Kita memang butuh kemudahan investasi," ujar Rosan.

Rosan menambahkan iklim investasi di Indonesia sebenarnya mempunyai potensi karena fundamental ekonomi Indonesia yang bagus dan relatif stabil sebelum adanya Covid-19. 

"Soal investasi ini, kita harus prepare dan siap saja. Jadi, ketika ekonomi membaik kita juga sudah mempunyai reformasi struktural yang baik juga," ucap Rosan.

Seperti diketahui, RUU Ciptaker sudah masuk tahap pembahasan di Badan Legislasi (Baleg) DPR. Pada Selasa (14/4/2020), Baleg menyelenggarakan rapat kerja dengan perwakilan pemerintah yang terdiri dari 11 kementerian untuk mendengarkan penjelasan pemerintah terkait RUU Ciptaker.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →