Honda Hentikan Sementara Proses Produksi di Pabrik Karawang Imbas Corona

Oleh : Ridwan | Kamis, 02 April 2020 - 13:40 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Wabah virus corona yang semakin meluas di Indonesia turut memukul industri otomotif dalam negeri. Produsen mobil PT Honda Prospect Motor (HPM) akan menghentikan sementara kegiatan produksi seiring merebaknya wabah Covid-19 dan lesunya penjualan.  

"Berdasarkan kondisi dan pertimbangan terkini, kami memutuskan untuk menghentikan sementara kegiatan produksi dan akan mulai berproduksi kembali pada 13 April 2020," kata Direktur Pemasaran HPM, Yusak Billy dilansir Katadata (2/4/2020).

Honda saat ini memiliki dua pabrik perakitan di Karawang, Jawa Barat berkapasitas 200 ribu unit mobil per tahun. Tercatat, ada beberapa model yang diproduksi perusahaan, seperti Honda Mobilio, BR-V, HR-V, Jazz, Brio Satya, Brio RS dan CR-V. 

Menurutnya, wabah virus corona menyebabkan penjualan Honda turun sekitar 30% pada Maret 2020 dibanding periode yang sama tahun lalu. Sepanjang Maret tahun lalu, penjualan retail (dari dealer ke konsumen) Honda tercatat sekitar 15.179 unit. Dengan adanya penurunan ini, maka penjualan Honda periode Maret 2020 diperkirakan hanya sekitar 10 ribu unit. 

Kendati demikian, dia menyatakan stok produk yang ada saat ini. masih cukup untuk memenuhi permintaan pasar bila sewaktu-waktu dibutuhkan. "Karena situasi pasar yang berubah cepat dan cenderung menurun saat ini, maka kami harus menyesuaikan strategi untuk memenuhi permintaan pelanggan sambil tetap menjaga kondisi stok level yang sehat," kata Billy. 

Selain itu, perusahaan juga akan memperhatikan ketersediaan dari rantai pasok global. Oleh karena itu, perusahaan optimistis ekspor beberapa tipe Honda masih bisa dilakukan. 

"Sementara ini export part dan CBU (complety build up) Honda Brio kami masih sesuai rencana," katanya. 

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →