Pandemic Covid-19, Pengusaha Jasa Parkir Teriak: Engga Nutup Biaya Operasional

Oleh : Ridwan | Minggu, 22 Maret 2020 - 14:05 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Pandemic Covid-19 membuat sejumlah sektor industri di dalam negeri amburadul, tak terkecuali sektor pengelola perparkir.

Pengelola perparkiran menjadi sektor yang cukup terdampak dari pandemic Covid-19, ditambah lagi dengan imbauan dari pemerintah untuk menghindari keramaian, salah satunya mal mambah derita bagi para pengusaha.

Hal ini turut diamini oleh Owner Representative PT CentrePark Citra Corpora (CentrePark) Muhammad Fauzan saat dihubungi Industry.co.id di Jakarta, Minggu (22/3/2020).

"Kami sangat terdampak banget. Pendapatan parkir turun 50%, enggak nutup biaya operasional," katanya.

Dijelaskan Fauzan, kondisi seperti ini telah dirasakan sejak awal Maret 2020. Menurutnya, kondisi ini membuat perusahaan harus megistirahatkan sebagian pekerja.

"Menang sampai saat ini belum ada pekerja yang diistirahatkan di rumah. Sepertinya mulai 23 Maret sampai dengan April akan terpaksa kita lakukan dengan bertahap," jelas Fauzan.

Sebelumnya, pemerintah secara cepat telah memberikan stimulus-stimulus bagi pengusaha dan UMKM agar tidak terlalu terdampak pendemic Covid-19. Namun, kata Fauzan, stimulus ini tidak akan dirasakan para pengusaha dalam waktu dekat.

"Stimulus yang telah diberikan oleh pemerintah pasti akan ada dampaknya bagi kami, tapi dengan kondisi sekarang, dampaknya masih dikaji oleh teman-teman pengusaha," terangnya.

Fauzan yang sekaligus sebagai Ketua Umum Perkumpulan Pengelola Perparkiran Indonesia (PPPI) berharap kondisi ini cepat berlalu, agar sektor industri khususnya pengelolaan jasa parkir bisa kembali berjalan normal.

"Kami berharap situasi ini cepat berlalu. Berat kalau situasinya seperti ini terus," tutup Fauzan.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →