Curhat Tukang Cukur Rambut: Pelanggan Berkurang, Sewa Tempat Jalan Terus

Oleh : Kormen Barus | Sabtu, 21 Maret 2020 - 12:03 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id, Jakarta-sejumlah  tukang cukur rambut di Jakarta, mengeluhkan semakin sepinya pelanggan yang datang ke tempat cukur rambut, sejak marebaknya Corona. “Agak sepi pak. Biasanya kalau akhir pekan bisa 10-15 orang yang antri di salon. Kalau hari biasa 5-10 orang. Tapi semenjak ada larangan pemerintah untuk tetap ke rumah, yang ke salon, paling 5-6 orang,”ujar Asep, salah satu tukang cukur di kawasan Ceger, Jakarta Timur, ketika diminta pendapatnya soal perkembangan usahanya, pada Sabtu (21/3/2020).

Menurut Asep, sewa tempat cukur,baru saja naik dua juta setahun. Kalau tahun lalu Rp 10 juta, kini tahun 2020 menjadi Rp 12 juta. Belum termasuk biaya listrik. Kami juga terpaksa pasang Ac karena pesaingan tempat cukur sudah banyak.

“Kami was was, kalau sepi, tapi kita berharap semoga situasi ini cepat berakhir dan kembali jadi normal,”ujarnya.

Untuk setiap pelanggan Asep menarik biaya cukur Rp 20 ribu, kalau plus cukur kumis Rp 5000. Tempat cukur rambutnya hanya untuk pria. “Kami bonusnya pijat kepala pak. Pelanggan senang dengan itu,” ujarnya.

Kormen Barus

Pimpinan Redaksi

Kormen Barus adalah seorang jurnalis dan editor senior yang saat ini dikenal sebagai Pimpinan Redaksi di media portal berita nasional ⁠Industry.co.id. Ia juga memiliki rekam jejak sebagai jurnalis untuk portal Infomoneter dan Redaktur Pelaksana di Majalah Business Review. Selain aktif di dunia jurnalistik, ia adalah penulis yang telah menerbitkan karya di bidang lingkungan, seperti buku yang berjudul "Desa Mandiri Menuju Langit Biru di Bumi Khatulistiwa

Lihat semua artikel →