Himbauan PGIW Jabar Terkait Pencegahan Virus Covid-19

Oleh : Herry Barus | Kamis, 19 Maret 2020 - 14:30 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Bandung- Memperhatikan perkembangan wabah virus Covid19 yang meluas sedemikian rupa di berbagai Negara, dan menjadi wabah dalam kategori bencana nasional di negara kita, khususnya di Jawa Barat dengan beberapa wilayah yang masuk dalam zona merah (wilayah beresiko tinggi) , PGIW Jawa Barat mengajak jemaat bersama Gereja Gereja dan POUK di Jawa Barat untuk :

- MEMPERHATIKAN DENGAN SANGAT SERIUS himbauan, surat pastoral maupun peringatan dan larangan dari pemerintah pusat maupun dari pemerintah daerah setempat mengenai upaya semua pihak dan segenap bagian masyarakat untuk berperan dalam memutus rantai penularan virus covid19.

- Bersama melakukan upaya meminimalisir aktifitas yang melibatkan banyak orang dan menjaga jarak satu dengan yang lain. Salah satu bentuk upaya yang kami rekomendasikan untuk dilakukan sampai dengan situasi dan kondisi wabah ini sudah dapat diatasi adalah :

1. Merubah bentuk ibadah yang biasa kita lakukan bersama di Gedung Gereja menjadi ibadah yang dilakukan di rumah masing-masing.

2. Mencari bentuk lain untuk menghindari bentuk bentuk kegiatan yang mengumpulkan banyak orang seperti Ibadah Keluarga/Rumah Tangga, Ibadah Kategorial, Latihan Paduan Suara, dll.

“Kegiatan bergereja dalam bentuk persekutuan bersama dan pelayanan ibadah diharapkan dilakukan secara livestreaming atau cara lain, Kecuali dengan pertimbangan-pertimbangan yang sangat khusus sehingga kegiatan berkumpul tersebut tidak dapat diubah/dihindari, sambil tetap memperhatikan anjuran keamanan kesehatan sebagaimana dianjurkan oleh Mentri Kesehatan dan himbauan MPH PGI yang sudah kita terima (bersama dengan surat ini, kami lampirkan kembali surat himbauan MPH PGI), “ ujar Pdt. Dannerd W. Siregar,S.Th, Majelis Pekerja Harian PGI Wilayah Jawa Barat Kamis (19/3/2020)

Sementara itu di tempat terpisah, Pdt. Paulus Wijono, S.Th, MM dihari  yang sama menyatakan, Sambil terus kita semua menjaga kebersihan dan kesehatan pribadi, baiklah kita berdoa memohon pertolongan Tuhan, kita semua dapat mengambil peran dalam memutus rantai penularan yang bisa menjadi tidak terkendali. “Dengan bekal “sense of crisis” yang mendalam untuk kepentingan bersama sebagai bagian dari masyarakat dan bangsa kita, di minggu-minggu pra-paskah /minggu sengsara ini kiranya kita juga bisa memikirkan bantuan bagi sesama warga Gereja dan masyarakat yang membutuhkan kehadiran Gereja yang membawa cinta kasihNya.”