Menko Airlangga: Presiden ADB Masatsugu Asakawa Komitmen Support Sektor Pendidikan dan Infrastruktur

Oleh : Candra Mata | Kamis, 05 Maret 2020 - 02:42 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY co.idJakarta, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto usai bertemu dengan Presiden Asian Development Bank (ADB)  Masatsugu Asakawa  menyampaikan bahwa ADB terus memberikan dukungan dan kontribusi dalam sejumlah sektor di Indonesia. 

Sektor yang menjadi fokus dukungan tersebut sebut Airlangga, ialah pendidikan, akselerasi investasi, dan keberlanjutan.

Sekarang ADB banyak memberikan policy support dan nanti juga menyatakan dapat memberikan policy support untuk beberapa kebijakan publik dan juga akan mendorong kegiatan yang terkait dengan pendidikan dan infrastruktur," ujar Airlangga di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

Di dalam pertemuan itu, ADB juga mendorong dilakukannya transformasi ekonomi sebagaimana yang dilakukan pemerintah salah satunya melalui rancangan undang-undang cipta kerja serta omnibus mengenai perpajakan. 

Terkait hal tersebut, ADB disebut dapat memberikan dukungan dalam pengimplementasiannya.

Dalam hal akselerasi pembangunan infrastruktur, Indonesia juga disebut ADB mampu berperan lebih jauh sebagaimana yang ditunjukkan dalam Kerja Sama Selatan-Selatan yang memungkinkan pertukaran sumber daya, teknologi, dan pengetahuan antara negara-negara berkembang, termasuk kerja sama BIMP-EAGA dan IMT-GT.

"Negara-negara lain (negara penerima manfaat) bisa belajar dari Indonesia tentang kebijakan publik, salah satunya terkait dengan akselerasi infrastruktur," kata Airlangga.

Candra Mata

Redaksi

Candra Mata adalah seorang jurnalis dan wartawan di media cetak dan portal berita online nasional bernama Industry.co.id, tercatat aktif sebagai salah satu tim redaksi dan jurnalis yang mengulas berbagai perkembangan sektor industri di Indonesia.Fokus Liputan: Artikel berita yang ditulisnya banyak berfokus pada kebijakan ekonomi, aktivitas ekspor-impor, program investasi nasional, perkembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), hingga inovasi Industri Kecil Menengah (IKM)

Lihat semua artikel →