SCG Terapkan Sustainable Development Melalui Kolaborasi Dengan Berbagai Pemangku Kepentingan

Oleh : Erni S | Kamis, 23 Januari 2020 - 14:54 WIB

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Mengawali tahun 2020, perusahaan konglomerasi terkemuka di ASEAN, SCG akan meyelenggarakan SCG Sustainable Development (SD) Symposium Indonesia 2020: Circular Economy, Collaboration for Action yang akan digelar pada 22 Februari mendatang.

Forum pertemuan para pemimpin global ini untuk pertama kalinya dilaksanakan di Indonesia dan bertujuan untuk saling berbagi pengalaman implementasi ekonomi sirkular, baik di bidang bisnis, birokrasi, maupun komunitas. Kemudian melakukan kolaborasi diantara para pemangku kepentingan terkait, untuk mewujudkan praktek ekonomi sirkular dalam kehidupan sehari-hari.

“Hal ini dilatarbelakangi oleh kesadaran bersama akan pentingnya ekonomi sirkular untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan. Lebih jauh lagi, SCG menyadari bahwa kolaborasi dari berbagai pihak dibutuhkan dalam mengimplementasikan konsep ekonomi sirkular.

Sebagai negara dengan populasi terbesar di ASEAN dan merupakan salah satu negara terkuat dari sisi Ekonomi dan Politik, posisi Indonesia sangat strategis untuk menjadi negara pendorong praktek ekonomi sirkular, tidak hanya di kawasan ASEAN, bahkan dunia,” jelas Wiroat Rattanachaisit, Country Director - SCG Indonesia.

Sebagai penanda, pada hari ini (22/1) dilaksanakan acara SCG Welcoming Circular 2020, di Jakarta. SCG ingin menggugah kesadaran masyarakat untuk senantiasa berperilaku sirkular,mulai dari mengedukasi hingga memberi contoh untuk menggunakan sebesar-besarnya manfaat dari sumber daya, dan menekan semaksimal mungkin jumlah sampah atau limbah.

Dr. Ir. Nani Hendiarti, M.Sc, Asisten Deputi Bidang Koordinasi SDM, Sainstek dan Budaya Maritim, Kemenko Maritim dan Investasi mengungkapkan, “Faktanya, saat ini sampah yang bisa dikelola di negara kita baru 67 persennya saja. Konsep sirkular ekonomi seperti yang diusung oleh SCG ini, dapat menjadi solusi untuk Indonesia. Misalnya kita memproduksi plastik, selain sebagai barang jadi, juga bisa dipakai ulang. Akhirnya kita bisa minimalisasi sampah. Tentu saja perlu banyak kampanye ke masyarakat sehingga meraka tahu barang yang mereka punya bisa digunakan kembali, bukan langsung dibuang”.

Praktek ekonomi sirkular sangat mungkin untuk dilakukan dalam kehidupan sehari-hari dan bernilai ekonomi. SCG Indonesia telah membuktikannya, baik secara internal oleh para karyawan, maupun melalui program-program unggulannya.

Mulai dari beasiswa tingkat SMA dan Universitas hingga pembinaan terhadap kelompok warga di Soreang, Bandung melalui kelompok mahasiswa penerima beasiswa SCG Sharing the Dream, untuk pengolahan limbah tekstil menjadi barang yang memiliki nilai jual.

“SCG mengajak semua pihak ambil bagian dalam menerapkan ekonomi sirkular dan kehidupan berkelanjutan, karena jika kita lakukan saat ini, akan menjadikan kehidupan yang lebih baik di masa mendatang. Sekaligus Kami nantikan kehadiran para pemangku kepentingan untuk berpartisipasi dan tukar pengalaman di acara SD Symposium Indonesia 2020: Circular Economy, Collaboration for Action pada 22 Februari mendatang,” ujar Wiroat Rattanachaisit, Country Director - SCG Indonesia.