Raffi Ahmad Belajar Jadi Importir Film Asing Mulai Dari Film Horor Turki ‘Siccin 6’

Oleh : Amazon Dalimunthe | Kamis, 26 September 2019 - 08:38 WIB · 3 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.CO.ID. JAKARTA,-- Raffi Ahmad seakan tidak berhenti untuk terus mencari pengalaman sambil menambah pundi pundi. Setelah bergerak sebagai produser film lewat beberapa film yang sudah dinikamti oleh masyarakat, kini Raffi bersama partner di bawah bendera PT RFA Film International atau lebih dikenal dengan namA RA Pictures mulai melangkah menjadi importer film asing. Dan mengawali debutnya ini RA Pictures memilih film asal negara Turki yang bertajuk SICCIN 6.

“RA Pictures belajar mengimpor film dengan memulai mengimpor film horor dari Turki. RA Pictures melihat ada peluang baru dimana film Turki ini mulai disukai oleh masyarakat kita. Meski memang marketnya memang belum terlalu besar di Indonesiaya. Nah film Horor berjudul Siccin 6 ini film yang bagus. Apaagi trend film horor belum surut sampai hari ini”, papar Raffi Ahmad usai nonton film SICCIN 6 dari Turki di CGV Grand Indonesia, Jakarta, Rabu (25/9).

Raffi berharap masyarakat Indonesia menjadi lebih mengenal lagi film-film asal Turki. Karena terbukti sejumlah Serial TV Turki telah juga ditayangkan di stasiun stasiun televisi kita. Oleh karenanya, lanjut Raffi Ahmad, di saat film-film asing yang ditayangkan di bioskop-bioskop Indonesia masih didominasi film-film Hollywood, Bollywood, dan Mandarin, serta di ikuti sejumlah film asal Korea Selatan. Maka film asal Turki ini dipilih RA Pictures, menjadi alternative pilihan penonton.

Film SICCIN (SIJJIN dibaca Indonesia, red) sendiri sangat popular di Turki sehingga sudah dibuat hingga seri ke 6 nya. Bahkan seri SICCIN juga masuk dalam jajaran film horor terseram, sebanding dengan beberapa film horor Hollywood yang banyak masyarakat Indonesia menontonnya. Sehingga memperkuat niat RA Pictures untuk memasukan film ini ke Indonesia. dan instalment ke 6 ini lah SICCIN ditayangkan di Indonesia.

Frasen Susanto yang juga Producer RA Pictures menjelaskan bahwa untuk mendapatkan film SICCIN 6 ini juga tidak mudah. Mereka juga harus bersaing dengan importer fim dari Negara lainya dan RA Pictures akhirnya bisa menghadirkan film ini di Indonesia. “Jadi tidak ada salahnya film SICCIN 6 dari Turki ini kita bawa masuk ke Indonesia. Kita pelajari dan kupas bersama-sama, serta bagaimana film-film luar ini bisa menghasilkan jutaan dollar dan menarik negara-negara lainnya untuk mengimport film ini. RA Pictures juga mencari acuan film-film yang baik supaya kita juga bisa lebih baik lagi, dan menggali lebih dalam lagi. Sehinga kita bisa memproduksi film lokal yang sama kualitasnya dengan film yang kita import Sehingga nantinya negara-negara lain mau mengimport film-film kita”, pungkas Fransen Susanto.

SICCIN 6 mengisahkan Yagar, yang memiliki masalah dengan ibu tirinya karena warisan ayahnya. Kemudian ia mulai mengalami kejadian yang luar biasa dan aneh dirumahnya. Dalam prosesnya, anak perempuan Yasar, Efsun yang menghadapi masa lalu yang kelam akan mengungkapkan kebenaran yang sangat menyakitkan bagi keluarga. Sementara itu Orhan mempertanyakan apakah kemampuan yang diberikan kepadanya adalah mujikzat atau kutukan. Guru Organ memberitahukan bahwa pertemuannya dengan Ephsun di pemakaman bukanlah ketidak sengajaan.

Lantas bagaimana kisah horror ini sepenuhnya, silakan saksikan penayangan SICCIN 6 serentak di seluruh bioskop bioskop CGV Indonesia, mulai Oktober 2019. (AMZ)

Amazon Dalimunthe Lihat semua artikel →