Sejak Diluncurkan Agustus 2018, AMMDes Raih Banyak Pujian

Oleh : Ridwan | Kamis, 18 April 2019 - 15:10 WIB

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Pengembangan Alat Mekanik Multifungsi Pedesaan (AMMDes) diapresiasi banyak pihak karena mampu memberikan beragam manfaat bagi kebutuhan masyarakat desa. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah meningkatkan produktivitas dan mendorong pemerataan ekonomi nasional.

"Kementerian Perindustrian bertekad untuk terus mendorong pengembangan dan pemanfaatan AMMDes secara konsisten dan berkelanjutan, sehingga menggenjot produktivitas dan kesejahteraan masyarakat desa dalam upaya menciptakan kemandirian industri dan ketahanan ekonomi nasional," kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto di Jakarta, Kamis (18/4).

Menurut Menperin, sejak diluncurkan secara resmi oleh Presiden Joko Widodo pada Agustus 2018, pengembangan AMMDes mencapai perkembangan yang luar biasa dan telah memasuki tahap produksi massal serta terbukti mampu memenuhi berbagai kebutuhan produksi dan peningkatan ekonomi masyarakat di pedesaan.

"AMMDes telah diproduksi massal dengan pengembangan beragam aplikasi untuk pertanian, perkebunan, perikanan, kesehatan, hingga tanggap darurat bencana. Bahkan, bisa menjadi unit usaha," tutur Airlangga. 

Beberapa unit AMMDes sudah diaplikasikan pada berbagai bidang, seperti yang dilengkapi dengan alat perontok padi, penjernih air, pembuat es serpihan, pengolah kopi, pemoles beras, generator listrik, pascapanen pisang, dan ambulance feeder.

Pada penyelenggaraan The 2nd AMMDes Summit and Exhibition di ICE BSD City, Tangerang, Banten, beberapa waktu lalu, Siti Kamarijah ketika menjadi narasumber mewakili Direktorat Pengelolaan Sumber Daya Ikan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memberikan apresiasi terhadap pengembangan AMMDes yang dapat dimanfaatkan oleh para nelayan.

"Kami melihat AMMDes sangat mendukung kegiatan nelayan, seperti untuk penangkapan ikan. Sebab, mereka membutuhkan perbekalan air bersih dan es. Ini merupakan kebutuhan vital yang biasanya wajib mereka bawa, karena untuk menjaga mutu hasil tangkapannya," papar Siti.

Adanya AMMDes yang dilengkapi aplikasi penjernih air dan pembuat es serpihan, diyakini pula akan mendongkrak nilai penjualan ikan karena kualitasnya dapat terjaga dengan baik. "Ini yang tentunya bisa menguntungkan bagi nelayan. Bahkan, AMMDes dapat menumbuhkan unit usaha baru bagi komunitas atau koperasi nelayan," imbuhnya.

Lembaga bantuan Pemerintah Amerika Serikat yang beroperasi di Indonesia, United States Agency for International Development (USAID) menyatakan pula puas dengan performa AMMDes yang diproduksi oleh PT Kreasi Mandiri Wintor Indonesia (KMWI) dan dipasarkan oleh PT Kreasi Mandiri Wintor Distributor, di Indonesia.

USAID sudah menguji coba performa AMMDes aplikasi ambulance feeder untuk membantu mobilisasi warga di lingkungan kampung Baduy, Kabupaten Lebak, yang membutuhkan layanan kesehatan, seperti ibu hamil yang membutuhkan penanganan cepat saat persalinan.

"Kami di USAID udah mengujicoba AMMDes aplikasi ambulance feeder untuk mengangkut ibu hamil terutama di daerah offroad, kita uji coba di Bojongmanik, di daerah Baduy di Kabupaten Lebak yang banyak ibu hamilnya dengan kondisi ekonomi yang rendah dan akses ke Puskesmas sulit," ungkap DR Harris, Regional Manager USAID Jalin Project Provinsi Banten. 

Pada penyelenggaraan Indonesia Industrial Summit (IIS) 2019 di ICE BSD, Tangerang, Banten, pada 15-16 April 2019, Menperin juga turut memperkenalkan sejumlah AMMDes yang ditampilkan pada ajang tersebut kepada Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita dan Walikota Tengerang Selatan Airin Rachmi Diany. Mereka terlihat bangga dan mengapresiasi terhadap multifungsi AMMDes untuk kebutuhan di pedesaan.