Di Awal Sesi Perdagangan, IHSG Naik ke Posisi 5.398

Oleh : Abraham Sihombing | Selasa, 28 Februari 2017 - 10:07 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pukul 19:13 WIB, Selasa (28/02/2017), atau hari perdagangan terakhir pada Februari 2017, diawali dengan kenaikan 16 poin atau 0,3% ke posisi 5.398,51. Itu ditopang oleh kenaikan harga 108 saham.

Sementara itu, ada 362 saham yang harganya mengalami penurunan. Kemudian ada 106 saham yang harganya tidak berubah serta sebanyak 229 saham tidak ditransaksikan sama sekali.

Total volume perdagangan saham di BEI pada awal sesi pagi ini tercatat sebanyak 1,075 miliar dengan total nilai sebesar Rp564 miliar Sementara itu, investor asing mencatat pembelian bersih (net buying) sebesar Rp88 miliar.

Kenaikan IHSG pada awal perdagangan pagi ini dimotori oleh peningkatan harga saham-saham sektor aneka industri. Itu terlihat dari kenaikan indeks sektor aneka industri pada pagi ini sebesr 1,04% ke posisi 1.378. Kemudian disusul oleh kenaikan indeks sektor pertanian dan sektor keuangan masing-masing sebesar 0,33% dan 0,32%.

Saham-saham yang harganya naik dan termasuk top gainers di sesi awal perdagangan pagi ini adalah saham PT PP Property Tbk (PPRO) yang harganya naik Rp20, atau 7,4%, menjadi Rp290 per unit, saham PT Astra International Tbk (ASII) yang harganya meningkat Rp325, atau 4%, menjadi Rp8.350 per unit dan saham PT Sawit Sumbermas Sarana yang harganya terangkat Rp25, ata 1,6%, menjadi Rp1.545 per unit.

Sementara itu, saham-saham yang harganya mengalami penurunan yang dalam dan termasuk top losers adalah saham PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) yang harganya turun Rp20, atau 1,4%, menjadi Rp1.365 per unit, PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) yang harganya tergerus Rp40, atau 1%, menjadi Rp3910 per unit dan saham PT ICBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) yang harganya susut Rp75, atau 0,9%, menjadi Rp8.275 per unit.***

 

 

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →