Program Palapa Ring Dongkrak Peringkat Indonesia di Asia Tenggara

Oleh : Ridwan | Senin, 27 Februari 2017 - 13:31 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta-Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menyatakan infrastruktur telekomunikasi Indonesia bisa melampaui Thailand pada 2019 mendatang dan menempati posisi kedua di Asia Tenggara setelah Singapura.

Survei yang dilakukan sepanjang 2016 menemukan bahwa 132,7 juta orang Indonesia telah terhubung ke internet. Adapun total penduduk Indonesia sendiri sebanyak 256,2 juta orang.

"Terbaik pertama Singapure, kedua Thailand, tiga Malaysia. Kita berada pada posisi keempat, " ungkap Rudiantara di Jakarta (27/2/2017).

Sejak tahun 2015 pemerintah pusat melaksanakan program Palapa Ring melalui pemasangan kabel serat optik bawah laut. Program tersebut terbagi dalam tiga paket yakni paket barat, paket tengah dan paket timur.

Paket Barat meliputi wilayah Jawa dan Sumatra, paket tengah Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan dan Sulawesi dan paket timur meliputi Nusa Tenggara Timur, Maluku, Papua Barat dan Papua.

Saat ini, pemasangan kabel serat optik tersebut masih berlangsung. Program Palapa Ring paket timur pun akan segera dilakanakan.

"Saat ini masih 65 daerah di wilayah timur yang sama sekali belum bisa mengakses internet. Melalui program tersebut 35 kabupaten kota di wilayah timur dipastikan dapat segera menikmati internet, termasuk di wilayah pedalaman Papua dan Papua Barat, " terang Menkominfo.

Program ini ditargetkan selesai pada tahun 2019. Selesainya infrastruktur telekomunikasi tersebut akan mendongkrak posisi Indonesia ke peringka dua mengalahkan Thailand.

"Kami mengharapkan dukungan pemerintah daerah dan masyarakat setempat, terutama terkait kesiapan lahan yang nanti akan dipasang kabel dan fasilitas pendukung lainya, " tutup Rudiantara.

 

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →