Februari Ini, KSP Guna Prima Jasa Dapat Salurkan KUR

Oleh : Ahmad Fadli | Selasa, 22 Januari 2019 - 19:36 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id, Jakarta -  Kementerian Koperasi dan UKM menegaskan tahun ini ada satu tambahan koperasi yang resmi menyalurkan kredit usaha rakyat (KUR), yaitu Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Guna Prima Jasa di Bali. Plafon KUR yang dapat disalurkan Rp8,5 miliar. Mulai Februari 2019 mendatang koperasi ini sudah dapat menyalurkan kredit usaha rakyat kepada anggotanya. 

Deputi Pembiayaan Kementerian Koperasi dan UKM, Yuana Sutyowati, mengatakan KSP Guna Prima Jasa per Januari ini sudah dapat menyalurkan KUR kepada anggotanya. Dengan disahkannya KSP ini menjadi penyalur, maka saat ini sudah ada tiga koperasi yang dipercaya pemerintah untuk menyalurkan KUR.

"Dia awalnya usulnya Rp10 miliar, tapi disetujui Rp8,5 miliar, kalau nantinya bisa capai target selama plafon KUR masih ada bisa ajukan lagi, tidak masalah," kata Yuana di Jakarta, Selasa (22/1).

Meski bukan koperasi besar, namun KSP Guna Prima Jasa dianggap layak menjadi penyalur karena mampu memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh otoritas baik Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ataupun Bank Indonesia (BI). Diakuinya bahwa untuk menjadi penyalur KUR ada syarat-syarat yang cukup rumit dan tingkat kredit macetnya di bawah 5 persen.

Dikatakannya, masih ada beberapa koperasi yang berpotensi menyusul untuk menjadi penyalur KUR. Namun hingga saat ini belum dapat dipastikan kapan keputusan final koperasi-koperasi lain dapat menjadi penyalur KUR.

"Koperasi yang sekarang sedang diusung ada 23 KSP yang sedang dalam proses evaluasi karena ada beberapa yang harus dipenuhi, harus terhubung dengan SLIK (Sistem Layanan Informasi Keuangan) dan lainnya," pungkas Yuana.

Sebagai informasi, tahun 2019 ini dua koperasi telah ditetapkan plafon penyaluran KUR yaitu Koperasi Obor Mas sebesar Rp1,5 miliar. Sementara koperasi Kospin Jasa sebesar Rp50 miliar