Pemegang Saham Link Net Setujui Penunjukan Direksi Baru

Oleh : Hariyanto | Jumat, 21 Desember 2018 - 10:48 WIB · 3 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Pemegang saham PT Link Net Tbk (Link Net) telah menyetujui pengangkatan Wonbae Lee sebagai direktur dan Suvir Varma sebagai direktur independen. Wonbae Lee saat ini adalah pimpinan di CVC Capital Partners yang berfokus pada Operasional di Asia.

Selama 20 tahun berkarir, Wonbae telah memegang peran senior eksekutif di bidang keuangan, konsultasi, dan kesehatan, termasuk perannya sebagai pimpinan pada bagian Asia Life Science dan Core Imaging di General Electric, dan Presiden AstraZeneca di Indonesia. Wonbae telah berhasil memimpin tim professional berskala besar dan akan berperan dalam mendorong peningkatan nilai lebih untuk Link Net. 

Sementara Suvir Varma, pernah bekerja sebagai Mitra Senior dari Bain & Company, di mana ia memimpin bisnis Perseroan yang berfokus pada investor keuangan di seluruh wilayah Asia Pasifik. Ia memiliki lebih dari 20 tahun pengalaman di bidang konsultasi dan keuangan yang berfokus pada pengembangan strategis dan peningkatan operasional. 

"Kami menyambut baik Wonbae dan Suvir sebagai anggota direksi dan berharap untuk memanfaatkan keterampilan dan keahlian mereka di seluruh bisnis kami," ungkap para pemegang saham seperti dikutip dari keterbukaan informasi yang diterima INDUSTRY.co.id, Jumat (21/12/2018).

Pemegang saham juga menyetujui pengunduran diri Timotius Sulaiman selaku Direktur efektif sejak Juni 2018 dan menyetujui pengunduran diri Edward Sanusi bersamaan dengan pengunduran diri Surya Tatang selaku Direktur Independen. Pemegang saham juga menyetujui pengunduran diri Lorne Somerville selaku komisaris. 

"Kami ingin berterima kasih kepada Timotius Sulaiman, Edward Sanusi dan Surya Tatang atas kepemimpinan mereka yang kuat di direksi kami. Kami juga ingin mengucapkan terima kasih kepada komisaris Link Net, Lorne Somerville yang telah memberikan dukungan kuat dan pengawasannya," lanjut pernyataan pemegang saham.

Pemegang Saham menyetujui peran baru Sigit Prasetya sebagai komisaris Link Net dan menantikan pengarahan lanjutan Sigit sebagai komisaris Perseroan. Sampai dengan tanggal 30 November, Link Net memiliki 130,908,300 saham treasury. Pemegang saham Link Net menyutujui pengurangan modal ditempatkan dan disetor yang dikeluarkan sebanyak 130,908,300 saham dengan cara penarikan kembali saham yang telah dibeli kembali oleh Perseroan. 

Setelah mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, modal yang dikeluarkan Link Net akan berkurang dari 3,042,649,384 menjadi 2,911,741,084 saham. Pemegang saham menyetujui penambahan jumlah saham yang dapat dibeli melalui pembelian kembali oleh Perseroan menjadi 75,146,002 saham. 

Jumlah maksimum saham yang dapat dibeli kembali Perseroan adalah 75,146,002 lembar saham dengan harga maksimum Rp. 6,000 per lembar saham. 

Presiden Direktur dan Chief Executive Officer Perseroan, Marlo Budiman, mengatakan, persetujuan pengurangan modal ditempatkan dan disetor Perseroan dan persetujuan untuk menambah jumlah pembelian kembali saham diharapkan memberikan nilai tambah bagi pemegang saham dengan peningkatan kepemilikan saham dan meningkatkan kinerja saham Perseroan. 

"Dengan pengangkatan dua direktur baru yang memiliki kompetensi yang tinggi dan pengalaman dengan skala internasional akan memberikan fokus yang berkelanjutan pada manajemenen Link Net untuk memberikan keuntungan bari para pemegang saham melalui manajemen modal yang efisien dan perekrutan karyawan berkualitas tinggi," ungkap Marlo.

Hariyanto

Redaksi

Herry adalah seorang jurnalis, kreator digital, dan editor yang berbasis di Indonesia. Berdasarkan rekam jejak kariernya, ia pernah menjadi staf pendukung di portal berita Inilah.com dan aktif sebagai jurnalis serta editor untuk media ekonomi dan bisnis Industry.co.id.

Lihat semua artikel →