Kemenperin Berikan Tax Holiday Untuk Lotte Chemical

Oleh : Ridwan | Sabtu, 18 Februari 2017 - 19:02 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Kebutuhan akan bahan baku kimia dalam negeri semakin meningkat, hal itu yang membuat ketertarikan Lotte Chemical di Industri petrokimia Indonesia.

Lotte Chemical akan menggelontorkan sebesar US$ 3-4 miliar untuk memproduksi ethylen sebanyak 1 juta ton per tahun, propylene 600 juta ton, serta produk turunan lainnya seperti olefin dan aromatik.

Bahan baku kimia tersebut dapat dimanfaatkan untuk sektor hilir seperti industri plastik, tekstil, cat, dan farmasi.  

"Belakangan ini, impor bahan kimia secara keseluruhan mencapai USD 5 miliar per tahun, tetapi dengan adanya produksi ini akan mengurangi impor senilai USD 1,5 miliar per tahun" ungkap Direktur Industri Kimia Hulu Kementerian Perindustrian, Muhammad Khayam di kantor Kemenperin Jakarta (17/2/2017).

Kementerian Perindustrian akan memfasilitasi pemberian insentif non-fiskal seperti tax allowance dan tax holiday bagi Lotte Chemical.

Kemenperin tengah memprioritaskan akselerasi pertumbuhan industri petrokimia di dalam negeri yang merupakan sektor strategis pendukung banyak sektor hilir. Apalagi, selama 15 tahun ini investasi di sektor hulu petrokimia hampir tidak ada.  

Untuk itu, Kemenperin mengusulkan agar industri petrokimia termasuk sektor yang perlu mendapatkan penurunan harga gas karena sebagai sektor pengguna gas terbesar dalam proses produksinya.

"Dengan harga gas yang kompetitif, daya saing industri petrokimia nasional makin meningkat" tutup Khayam.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →