Agya Cetak Pertumbuhan Pangsa Pasar, Penjualan Toyota per September Capai 29.821 Unit

Oleh : Ridwan | Rabu, 24 Oktober 2018 - 14:45 WIB · 3 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Di bulan September 2018, Toyota berhasil meraih angka penjualan di wholesales (WS) 29.821 unit dengan pangsa pasar Toyota naik menjadi 32 persen. Angka tersebut meningkat jika dibanding bulan sebelumnya yang membukukan market share 30,5 persen.

“Dalam dua bulan terakhir, konsumen terlihat lebih memperketat pengeluarannya, termasuk untuk pembelian kendaraan. Kami bersyukur, market share Toyota di bulan September ini meningkat menjadi 32 persen,” kata Executive General Manager PT Toyota-Astra Motor Fransiscus Soerjopranoto di Jakarta, Rabu (24/10/2018).

Pertumbuhan pangsa pasar tersebut berasal dari segmen hatchback, MPV dan SUV. Di segmen hatchback, total penjualan pada September mencapai 2.789 unit dimana kontribusi terbesar berasal dari penjualan Agya yang mencapai 2.437 unit, atau berkontribusi sekitar 87,4 persen dari total penjualan hatchback Toyota.

“Di segmen entry hatchback kelas 1.200 cc, market share Agya mencapai lebih dari 61 persen. Ini menunjukkan minat pelanggan terhadap Agya masih sangat besar, khususnya di segmen 1.200 cc,” kata Soeryo.

Toyota Agya hadir sebagai kendaraan dengan kualitas global (global quaility standard), dan didukung jariangan layanan purna jual yang tersebar luas, membuat Agya banyak diminati masyarakat.

Durability kendaraan yang memiliki pilihan mesin 1.200 cc ini juga sudah teruji di berbagai lomba motorsport. Bersama Toyota Team Indonesia (TTI), Agya tercatat berulang kali menduduki posisi juara lomba motorsports nasional, termasuk berhasil tampil secara mengesankan pada ajang Asia Auto Gymkhana Competition.

Yang terbaru, pada gelaran Kejuaran Nasional Gymkhana 2018 putaran ke-5 yang berlangung di Lapangan Rampal, Malang, 20 Oktober 2018 lalu, para pembalap TTI menggunakan Toyota Agya tampil dominan dan sukses merebut posisi kunci di kelas bergengsi.

Peslalom tangguh TTI Anjasara Wahyu sukses menaiki podium juara dengan meraih posisi pertama di kelas Kejurnas F (Modifikasi) yang merupakan kelas bergengsi di ajang motorsport ini.

Di kelas Kejurnas A3 (Standar), Anjasara Wahyu kembali menunjukkan dominasi TTI dengan meraih juara pertama, sekaligus menempatkan TTI sementara sebagai tim juara pertama di kedua kelas kejurnas tersebut.

Hal ini membuktikan Toyota Agya mampu memenuhi ekspektasi pembalap TTI dalam mengikuti setiap ajang balap yang menuntut kendaraan yang lincah dan mumpuni untuk diajak bermanuver pada tingkat kesulitan yang cukup tinggi.

Selain segmen entry hatchback, total penjualan segmen MPV pada September mencapai 17.767 unit sehingga semakin memperkuat posisi Toyota sebagai market leader dengan pangsa naik menjadi 46,1 persen dibanding bulan sebelumnya 43,63 persen. Penyumbang terbesar berasal dari penjualan Avanza yang mencapai 6.151 unit atau berkontribusi sekitar 34,6 persen dari total MPV, disusul dengan Kijang Innova yang berkontribusi 29,1 persen.

Untuk segmen SUV, penjualan pada September tercatat 7.929 unit. Dua andalan Toyota di segmen ini yaitu Rush dan Fortuner berhasil meraih kinerja mengesankan seperti terlihat pada peningakatan pangsa pasar.

Penjualan Rush pada September mencapai 5.797 unit dan membukukan market share 44,8 persen. Di segmen high SUV, Fortuner juga mengalami pertumbuhan pangsa yang lebih signifikan. Dengan angka penjualan 2.093 unit, pangsa pasar Fortuner pada September sudah mencapai 42,6 persen, meningkat dibandingkan bulan sebelumnya 37,4 persen.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →