Pasca Gempa dan Tsunami, HIPPINDO Sayangkan Aksi Penjarahan Pusat Perbelanjaan di Palu

Oleh : Ridwan | Senin, 01 Oktober 2018 - 14:52 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Musibah gempa bumi berkekuatan 7.7SR yang diikuti oleh gelombang tsunami setinggi 1.5 – 2 meter yang melanda wilayah Palu dan Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah pada hari Jumat, 28 September 2018 telah meluluh-lantakkan sebagian instrastruktur dan aktivitas masyarakat di lokasi tersebut.

Hingga saat ini berbagai media massa melaporkan lebih dari 800 korban meninggal dunia, dan begitu banyak korban terluka, bahkan kehilangan tempat tinggal.

Selain itu, telah terjadi tindak kriminal penjarahan yang dialami oleh toko-toko dan berbagai pusat perbelanjaan di sana.

Budihardjo Iduansjah, Ketua Umum Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO) menyatakan, kami turut prihatin dan berduka cita atas terjadinya bencana alam ini, hingga memakan begitu banyak korban masyarakat.

"Namun kami pun sangat menyayangkan terjadinya penjarahan di pusat perbelanjaan, yang dialami oleh sebagian anggota kami," kata Budihardjo di Jakarta, Senin (1/10/2018).

Budiharjo berharap pemerintah dan para pihak yang berwenang, untuk segera mengambil langkah-langkah yang tepat untuk mengamankan keadaan dan mencegah terulangnya kejadian penjarahan di berbagai pusat perbelanjaan dan toko-toko lainnya.

"Penjarahan ini merupakan tindak kriminal yang harus dicegah dan yang perlu dilakukan adalah upaya-upaya agar ekonomi di Palu dan Donggala bisa segera bangkit kembali," tutupnya. 

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →