Mantapkan Posisi Sebagai Pemimpin Pasar Technigroup Buka Showroomnya di Jakarta
INDUSTRY.co.id - JAKARTA–Jika kita berkunjung ke kantor-kantor startup di Indonesia seperti Gojek, Bukalapak, bahkan Google, kita akan temukan suasana kantor yang modern tapi tetap memiliki estetika. Dengan penataan ruang serta penggunaan furniture serta meja-meja kantor yang elegan, ruang kerja seperti ruang bermain bagi yang sedang bekerja di sana. Dan ternyata semua itudi desain oleh perusahaan Technigroup yang berasal dari Singapura.
Perusahaan yang sudah hadir di Indonesia sejak tahun 2008 ini ingin memantapkan posisinya sebagai pemimpin pasar dengan membuka ruang pamer (show room) terbarunya yang terletak di lantai 3, Menara Prima, Mega Kuningan, Jakarta Selatan.
Saat grand opening tanggal 26 September kemarin, dilaksanakan pula acara bincang-bincag bersama para narasumbernya yaitu Sigi Wimala (artis), Caymen Olivela, Mike Lewis (artis), Francesca Hermijanto, dan Janice Herminjanto yang berbagi informasi dan pengalaman seputar produk Technigroup.
Dalam bincang –bincang sore hari itu terungkap bahwa keinginan Technigroup dapat memamerkan berbagai macam system perabot kantor, tempat duduk kantor, dan loose furniture untuk dunia usaha. “Technigroup Indonesia terkenal dengan penelitian dan pengembangannya, system lego yang funsional, konfigurasi ulang yang mudah, kualitas luar biasa, layanan purna jual dan pemasang in-house.Misi Technigroup adalah untuk merancang dan memproduksi perabot kantor yang estetis dan fungsional berkualitas tinggi untuk perusahaan maupun organisasi, “ ujar Caymen Olivela yang merupakan direktur Techicgroup Indonesia.
Showroom Technigroup dirancang oelh perancang internasional Dymitr Malcew. Ia merancang ruang pamer untuk memberikan pengalaman modern serta produk yang dirancang secara konseptual, sederhana dan menggugah untuk pikiran klien. Tujuannya adalah untuk menyediakan ekologi, kualitas trend dan pilihan ergonomis di kantor.
Sang peraancang Dymitr Malcew mengatakan bahwa konsep desain didasarkan pada kisah perusahaan Technigroup yang berlokasi di kawasan industri Singapura. “Idenya adalah untuk membawa semangat yang unik dan otentik ke Jakarta dan menambahkan pengaruh lokasi ke dalamnya. Dan tujuan utama dari proyek ini adalah mencipatkan ruang yang unik dan felksibel dengan langit-langit terbuka yang memaksimalkan tinggi keseluruhan,” paparnya.
Meski dirancang oleh desainer internasional dan dibuat di Singapura, bahan-bahan lokal tidak diabaikan begitu saja. Termasuk jika klien menginginkan penggunaan bahan lokal seperti Kayu dan kain kain. Bahkan di ruang pamer terlihat bahwa struktur kayu yang membungkus area terinspirasi oleh teknik kontruksi rumah tradisional Indonesia.
Showroom ini juga sangat luar biasa jenisnya, mempromosikan lingkungan hijau, dengan dinding lumut pertama di Indonesia! Hijau tanaman yang hidup mengubah kamar menjadi zona dengan harga rekreasi. Partisi menjadi area hijau, ruang pertemuan menjadi zona bernapas. Instalasi sen lumut dapat di tempatkan hampir di mana saja dengan sedikit atau tanpa parawatan. Semua panel dan puncak meja telah melamapaui standar yang ditetapkan oleh Greenguard, Leed, dan Singapore Green Label. (AMZ)