Hari Ini, Menperin Airlangga Akan Resmikan Pabrik Kabel Serat Optik PT ZTT Cable Indonesia

Oleh : Ridwan | Selasa, 25 September 2018 - 08:02 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Karawang, Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto dijadwalkan akan meresmikan pabrik kabel serat optik PT ZTT Cable Indonesia di Kawasan Industri Suryacipta Karawang, Jawa Barat, Selasa (25/9/2018).

PT ZTT Cable Indonesia adalah perusahaan manufaktur alat komunikasi yang fokus pada produk utamanya yaitu, serat optik, kabel optik, alat kelengkapan listrik dan lainnya. 

PT ZTT Cable Indonesia didirikan pada Februari 2017 terdaftar dan berlokasi di Karawang, Jawa Barat. Perusahaan terdaftar dengan modal 40 juta USD, dengan bangunan diatas tanah seluas 36.300 meter dan mempekerjakan hampir 400 orang pekerja. 

Investasi PT ZTT Cable Indonesia dibagi menjadi dua tahap dan diperkirakan penjualan tahunan akan mencapai 150 juta USD setelah selesainya proyek pada akhir tahun 2018.

PT ZTT Cable Indonesia merupakan bagian dari Jiangsu Zhongtian Technology yang didirikan di Jiangsu, China pada tahun 1978 dan saat ini merupakan 500 perusahaan terbesar di China. Selain di Indonesia, Jiangshu Zhongtian Technology telah mendirikan pabrik di India, Uzbekistan, Maroko, dan China. 

Seperti diketahui, pengembangan industri kabel serat optik di dalam negeri masih memiliki prospek yang cerah. Hal ini seiring dengan upaya pemerintah dalam membangun infrastruktur telekomunikasi dan peningkatan penggunaan produk dalam negeri. 

Di era digital seperti sekarang ini, sistem komunikasi menuntut adanya efisiensi dalam pengiriman informasi dari narasumber ke penerima. Hal ini mendorong pengembangan teknologi kabel baru untuk meningkatkan efisiensi dalam sistem komukasi tersebut. 

"Untuk itu, kabel serat optik menjadi produk yang paling banyak digunakan dalam teknologi komunikasi modern saat ini karena mampu mentransmisikan cahaya dengan frekuensi tinggi. Apalagi, pemerintah telah mencanangkan pengembangan proyek Palapa Ring," ungkap Menperin. 

Di samping itu, tambah Airlangga, produksi kabel serat optik juga bisa menjadi tulang punggung dalam menopang implementasi sistem revolusi industri keempat atau Industri 4.0. “Apalagi sekarang era internet of everything," ujarnya.

Menurutnya, sejumlah industri tengah bertransformasi untuk memanfaatkan teknologi digital dan internet dalam proses produksinya agar terintergrasi.

"Peluang tersebut yang perlu dimanfaatkan oleh industri kabel serat optik dalam negeri untuk memenuhi kebutuhan pasar saat ini," tutur Menperin. 

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →