RI-Korsel Teken Perpanjangan MoU Bidang e-government

Oleh : Ridwan | Senin, 10 September 2018 - 12:45 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Seoul, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Syafruddin melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Menteri Dalam Negeri dan Keamanan (Minister of The Interior and Safety, MOIS) Republik Korea Kim Boo Kyum di Seoul, Senin (10/09/2018) waktu setempat.

Penandatanganan ini merupakan perpanjangan dari MoU yang telah dilakukan sebelumnya di bidang e-government melalui pusat kerja sama e-government Indonesia-Korea (Electronic Government Cooperation Centre, e-GCC) sebagai bentuk kerja sama antara pemerintah Republik Indonesia dengan Republik Korea.

Keberadaan E-GCC yang dibentuk sejak Maret 2016 ini sangat penting dan pemerintah Indonesia menerima manfaat yang besar untuk melakukan akselerasi penerapan e-governmentdi Indonesia, antara lain e-government roadmap untuk Indonesia, perencanaan integrated information sharing, standardisasi electronic document, dan e-government evaluation method untuk mengukur indeks pembangunan e-government.

Hasil tersebut telah diimplementasikan ke dalam kebijakan rancangan Perpres tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), Rencana Induk SPBE, Standardisasi Arsip Elektronik, dan Pelaksanaan Evaluasi SPBE di semua Instansi Pemerintah.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Deputi Bidang Kelembagaan dan Tata Laksana Kementerian PANRB Rini Widyantini, Staf Ahli Bidang Budaya Kerja Kementerian PANRB Teguh Widjinarko, Asdep Perumusan Kebijakan dan Koordinasi Pelaksanaan Sistem Administrasi Pemerintahan dan Penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik Kementerian PANRB Imam Machdi, Kepala Bagian Perencanaan Kinerja dan Anggaran Kementerian PANRB Adi Junjunan Mustafa, Kepala Bagian Kerja Sama Kementerian PANRB Dhega Khadir, dan Kepala Subbidang Pemantauan dan Evaluasi SPBE Sigit Supriyanto.

Sementara dari pihak MOIS yang hadir antara lain Director General e-Government Bureau Chung Yonkee dan Director Global e-Government Kim Kibyoung.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →