DPD REI Kalbar Akui Realisasi Jumlah Pembangunan Rumah MBR Belum Capai Target

Oleh : Ridwan | Minggu, 09 September 2018 - 14:36 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Pontianak, Ketua DPD Real Estate Indonesia (REI) Kalimantan Barat (Kalbar) Isnaini menyatakan realisasi jumlah pembangunan rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) belum mencapai target karena pada awal 2018 terkendala ketidakpastian mengenai spesifikasinya.

"Pada awal tahun kami sempat terkendala sebab belum ada kepastian tentang spesifikasi rumah MBR. Kondisi tersebut berdampak pada realisasi saat ini, yaitu belum mencapai target," ujarnya di Pontianak, Minggu (09/09/2018).

Ditambahkan Isnani, dari segi penjualan rumah bersubsidi itu saat ini juga agak terhabat lantaran bank penyalur KPR untuk MBR memperlambat.

"Bank-bank penyalur KPR memperlambat proses berkas MBR sehingga akad lambat dan berdampak pada penjualan," katanya.

Isnaini menyebut untuk target pembangunan rumah MBR atau bersubsidi untuk di Kalbar pada 2018 sebanyak 9.038 unit. Pihaknya akan terus memaksimalkan peran untuk mendukung program sejuta rumah yang dicanangkan pemerintah.

"Kami berkomitmen untuk mendukung program sejuta rumah. Kita akan terus memaksimalkan peran untuk memberikan rumah yang layak huni bagi MBR," tetang Isnani. 

Ia berharap, pemerintah atau bank bisa memberikan perhatian agar program MBR dari REI kian maksimal.

"Kembali, komitmen kakmi adalah akan maksimal jika didukung penuh oleh pemerintah dan bank terkait. Sejumlah kendala harus dicarikan solusi bersama," tuturnya. 

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →