Bangun Ekosistem Industri Keempat, Kemenperin Gelar Kompetisi Making Indonesia 4.0 Startup

Oleh : Ridwan | Kamis, 06 September 2018 - 14:03 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) melalui Direktorat Jenderal Industri Kecil dan Menengah (IKM) meluncurkan program kompetisi 'Making Indonesia 4.0 Startup' yang merupakan ajang adu inovasi teknogi bagi para startup di bidang teknologi. 

Rangkaian program ini diawali dengan Workshop Cloud Computing yang berkolaborasi dengan PT Amazon Web Service Indonesia pada tanggal 6-7 September 2018 yang diikuti oleh 100 orang peserta yang merupakan enabler bagi startup dan akan memperkenalkan teknologi cloud computing kepada masyarakat. 

"Kita telah memasuki era industri 4.0 dimana program Making Indonesia 4.0 Startup adalah bagian dari upaya Kemenperin dalam membangun ekosistem industri 4.0. Kami yakin bahwa Indonesia memiliki banyak potensi di bidang ini," kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto dalam acara peluncuran 'Making Indonesia 4.0 Startup' di Kantor Kemenperin, Jakarta, Kamis (6/9/2018).

Menurut Airlangga, revolusi industri keempat merupakan era dimana terjadi konektivitas secara nyata antara manusia, mesin, dan data. Untuk membangun industri manufaktur yang kokoh, Indonesia akan fokus pada lima sektor utama untuk penerapan awal dari teknologi revolusi industri 4.0 yaitu, makanan dan minuman, otomotif, tekstil, kimia, dan elektronika. 

"Teknologi yang dapat diterapkan seperti internet of things, robotic, printer 3D, big data analysis, cloud computing, artificial intelligence dan automation diharapkan dapat diimplementasikan pada sektor manufaktur," ungkapnya.

Menperin berharap program ini dapat mensosialisasikan industri 4.0 kepada masyarakat serta dapat menjembatani kebutuhan industri dengan inovasi anak bangsa. 

"Saya yakin peran generasi milenial sebagai startup teknologi dapat mendorong pertumbuhan ekonomi," imbuh Menperin. 

Direktur Jenderal IKM Kemenperin Gati Wibawaningsih menjelaskan bahwa sasaran program kompetisi ini adalah startup binaan perguruan tinggi, inkubator bisnis, pemerintah daerah, bahkan BUMN dan swasta. 

"Kami senang dengan respon masyarakat terhadal teknologi baru terbukti dengan banyaknya pendaftar Workshop Cloud Computing ini," tutur Gati. 

Gati berharap program ini dapat menjadi trigger bagi masyarakat khususnya bagi para startup untuk menjajaki potensi pasar yang cukup baik di sektor industri. 

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →