Ketum Kadin: Pengembang Rumah Bersubsidi Sudah Seharusnya Dapat Suku Bunga Murah

Oleh : Ridwan | Senin, 27 Agustus 2018 - 10:40 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mendukung dan menyambut baik kebijakan insentif yang telah dikeluarkan Bank Indonesia (BI) untuk mendongkrak kinerja sektor properti.

Ketua Umum Kadin Indonesia, Rosan P. Roeslani mengatakan, dengan pelonggaran kebijakan relaksasi aturan loan to value (LTV) atau financing to value (FTV) dapat mendorong pertumbuhan Kredit Pemilikan Rumah (KPR).

"Adapun di tengah ancaman kredit macet akibat kebijakan kenaikan suku bunga acuan BI. Cara BI tersebut dapat mendorong daya beli konsumen sehingga tidak takut untuk mengambil KPR," kata Rosan di Jakarta, akhir pekan lalu.

Ia menilai cara pemerintah dengan perbaikan LTV ini sudah tepat. Kadin, lanjut dia, juga terlibat langsung diskusi dengan BI dan menyadari bahwa kendala utama dalam membeli rumah saat ini adalah uang muka atau DP.

"Selain itu, hal ini juga akan membantu pengembang atau asosiasi penyediaan perumahan dan permukiman supaya lebih ekspansif mencari debitur," imbuhnya.

Rosan menambahkan, pengembang rumah bersubsidi juga seharusnya mendapatkan subsidi dan suku bunga murah dan bukan sebaliknya.

Kadin jugaberharap perbankan nasional bisa memberikan suku bunga yang menarik dan insentif perpajakan untuk pengembang, sebab kebutuhan perumahan juga masih besar.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →