Dalam Setahun Terakhir, Kinerja Danareksa Mawar Fokus 10 Ungguli IHSG

Oleh : Abraham Sihombing | Selasa, 14 Agustus 2018 - 06:33 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Danareksa Mawar Fokus 10, salah satu reksa dana saham yang dikelola Manajer Investasi Danareksa Investment Management (DIM), dalam satu tahun terakhir memberikan imbal hasil hingga 10,2% dibandingkan pertumbuhan IHSG yang hanya sebesar 1,6% dan juga Indeks Reksa dana Saham Infovesta yang naik 0,5% di periode yang sama.

“Danareksa Mawar Fokus 10 terfokus pada saham-saham berkapitalisasi menengah-kecil, di mana tujuan pemilihan saham-saham ini diharapkan bisa mendapatkan momentum pertumbuhan dari perusahaan-perusahaan yang sedang tumbuh,” ujar Marsangap P. Tamba, Direktur Utama DIM, di Jakarta, Senin (13/08/2018).

Seperti diketahui pada semester I-2018, IHSG turun 8,8% dan Investor asing melakukan penjualan bersih sebesar US$3.5 miliar. Sentimen negatif global adalah pemicu investor untuk mengurangi eksposur pada aset berisiko tinggi.

Selain itu nilai tukar dolar AS terhadap rupiah juga melemah 6%.  Dari sekian banyak sektor di IHSG yang mengalami penurunan, sektor pertambangan dan sektor industri dasar dan kimia yang mengalami kenaikan.

“Untuk menyikapi kondisi pasar yang volatile seperti saat ini, kami melakukan active management terhadap produk ini, sehingga ketika pasar sedang turun, kami akan memilih saham-saham dengan beta rendah, dan sebaliknya jika kondisi tersebut rebound, kami akan melakukan re-balancing portofolio ke saham dengan beta tinggi. Tentunya langkah itu tetap dilakukan dengan prinsip kehati-hatian,” papar Marsangap.

Danareksa Mawar Fokus 10 adalah upaya diversifikasi produk yang dilakukan DIM untuk terus mengembangkan berbagai bisnis produk Reksa Dana yang telah ada, terutama Reksa Dana Saham yang diharapkan dapat memberikan hasil investasi dan pendapatan yang maksimal dalam jangka panjang bagi Investor. (Abraham Sihombing)

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →