Pemerintah Desak Industri Otomotif Gunakan Baja Lokal

Oleh : Ridwan | Rabu, 08 Agustus 2018 - 16:45 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Cilegon- Kementerian Perindustrian mendorong industri otomotif yang beroperasi di Indonesia bersedia menggunakan bahan baku baja yang telah diproduksi di dalam negeri oleh PT Krakatau Nippon Steel Sumikin (KNNS) di Cilegon, Banten.

"Dengan menggunakan baja dari dalam negeri, otomatis Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) mereka akan meningkat. Karena beberapa mobil, seperti LCGC itu kan TKDN nya harus di atas 80 persen. Ya itu mereka harus pakai baja dalam negeri," kata Dirjen Industri Logam Mesin Alat Transportasi dan Elektronika Kemenperin Harjanto di Cilegon, Selasa.  (7/8/2018)  

Harjanto meyakini, dengan nilai tukar dolar terhadap rupiah yang saat ini masih tinggi, industri akan lebih memilih bahan baku dari dalam negeri.

 Diketahui, KNSS bergerak di bidang usaha pengerolan baja (steel rolling) dengan produk yang dihasilkan berupa cold-rolled steel, hot-dip galvanize steel untuk segmen otomotif serta galvannealed.   

Selain itu, diproduksi pula lembaran baja untuk panel luar otomotif dan lembaran baja berkekuatan tinggi hingga kelas 1.2GPa.

 KNSS sendiri telah mulai beroperasi pada bulan Juli 2017 dengan kapasitas produksi 480.000 metrik ton/tahun. Melalui teknologi yang dimiliki, KNSS mampu menghasilkan lembaran bajaberkualitas dan bermutu tinggi untuk menghadapi kebutuhan mobil berstandar tinggi.

 Untuk itu, Harjanto optimistis produk yang dihasilkan dapat terserap oleh industri otomotif nasional.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →