IHSG Dibuka Turun ke Level 5.387

Oleh : Abraham Sihombing | Selasa, 07 Februari 2017 - 11:06 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka turun 8,35 poin, atau sekitar 0,15%, ke level 5.387,65 pada Selasa (07/02/2017) dibandingkan pada penutupan pada hari perdagangan sebelumnya sebesar 5.393,99. Penurunan indeks pada sesi pembukaan perdagangan hari ini dipicu oleh penurunan harga 15 saham. Sedangkan sekitar 11 saham harganya menguat dan sebanyak 513 saham stagnan.

Selain itu, penurunan IHSG pada sesi pembukaan perdagangan hari ini juga disebabkan oleh anjloknya indeks sektor konsumen sebesar 0,4% dan indeks sektor infrastruktur sebesar 0,38%. Adapun lima indeks sektoral lainnya bergerak naik dipimpin oleh kenaikan indeks sektor pertambangan sebesar 0,23% dan indeks sektor pertanian sebesar 0,15%.

Penurunan indeks sektoral konsumen dan infrastruktur tersebut dipicu oleh aksi ambil untung yang dilakukan investor pasca penurunan pasar saham Amerika Serikat (AS). Itu terlihat dari saham-saham kedua sektor tersebut yang tercatat sebagai top losers pada perdagangan pagi hari ini.

Mereka adalah saham PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) yang harganya turun Rp550 atau 0,5% menjadi Rp109.425 per unit, saham PT AKR Korporindo Tbk (AKRA) yang harganya terpangkas Rp125 atau 1,6% menjadi Rp7.660 per unit dan saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM) yang harganya tergerus Rp100 atau 0,2% menjadi Rp62.900 per unit.

Adapun saham-saham yang merupakan top gainers adalah saham PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) yang harganya melambung Rp975 atau 15,1% menjadi Rp7.450 per unit, saham PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) yang harganya terangkat Rp450 atau 3,2% menjadi Rp14.600 per unit dan saham PT Smart Tbk (SMAR) yang harganya naik Rp225 atau 6,1% menjadi Rp3.895 per unit.

Disamping IHSG, beberapa indeks saham lainnya turut tergerus pada sesi pembukaan perdagangan pagi ini. Mereka adalah indeks LQ45 yang turun 1,2 poin atau 0.14% menjadi 898, Jakarta Islamic Index yang anjlok 1,8 poin, atau 0,2%, ke 703, indeks IDX30 yang terpuruk 0,82 poin atau 0,17% ke level 485 dan indeks MNC36 yang melemah 0,53 poin atau 0,17% ke level 302.***

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →