Hari ini, Indeks Harga Saham Gabungan Berpotensi Kembali Menguat

Oleh : Abraham Sihombing | Jumat, 03 Agustus 2018 - 08:21 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan akhir pekan ini diprediksi bakal menguat di kisaran 5.821-6.117 setelah kemarin ditutup turun 0,36% ke poosisi 6.011.

“Kini indeks sedang menggeser rentang konsolidasi ke arah yang lebih positif. Karena itu, peluang kenaikan terlihat cukup besar dalam beberapa waktu ke depan,” ujar William Surya Wijaya, analsi PT Indosurya Bersinar Sekuritas, di Jakarta, Jumat (03/08/2018).

William mengungkapkan, koreksi wajar yang dialami indeks dapat dimanfaatkan sebagai momen untuk mengakumulasi saham-saham pilihan pelaku pasar yang sudah murah. Itu karena, tren indeks kedepan tampaknya akan terus menguat dalam jangka panjang.

Karena itu, demikian William, para pelaku pasar diminta untuk terus mencermati saham-saham PT HM Sampoerna Tbk (HMSP), PT Pakuwon Jati Tbk (PWON), PT Jasa Marga Tbk (JSMR), PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) dan PT Wika Beton Tbk (WTON).

“Di samping itu, jangan lupa pula untuk memantau saham-saham PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), PT Adhi Karya Tbk (ADHI), PT Astra International Tbk (ASII), PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI),” pungkas William. (Abraham Sihombing)

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →