IHSG Dibuka Naik ke Level 5.369

Oleh : Abraham Sihombing | Senin, 06 Februari 2017 - 10:48 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka naik 8,75 poin, atau sekitar 0,16%, ke level 5.369,522. Kenaikan itu didukung oleh kenaikan harga 137 saham. Sementara itu, sebanyak 19 saham harganya turun dan 85 saham stagnan serta 335 saham tidak ada transaksi sama sekali.

Total nilai transaksi di pasar reguler tercatat sebesar Rp9,5 miliar dan belum ada transaksi di pasar negosiasi pada sesi pembukaan perdagangan tersebut. Investor asing mencatat aksi beli bersih saham (net buying) senilai Rp1,5 miliar. Mereka membeli saham senilai Rp6,5 miliar dan menjualnya sebesar Rp5 miliar.

Delapan indeks sektoral meningkat. Kenaikan tersebut dipicu oleh peningkatan tiga indeks sektoral, yaitu indeks sektor keuangan yang naik 0,92%, indeks sektor industri lain-lain meningkat 0,81% dan indeks sektor industri dasar menggelembung 0,49%.

Saham-saham yang ditransaksikan pada perdagangan hari ini dan mencatat sebagai top gainers adalah sahams-saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI yang naik 2,51% menjadi Rp11.350, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNII) terangkat 2,09% menjadi Rp6.100, dan saham PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) yang meningkat 1,37% menjadi Rp740.

Sedangkan saham-saham yang berada di posisi top losers adalah saham-saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) yang tergerus 1,49% menjadi Rp41.375, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) yang terpangkas 1,27% menjadi Rp468 dan saham PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) yang turun 0,51% menjadi Rp3.930.***

 

 

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →