Laba Bersih M Cash Integrasi Melesat Hampir 12 Kali Lipat pada Semester I-2018

Oleh : Abraham Sihombing | Jumat, 27 Juli 2018 - 12:29 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS) mencatat laba bersih sebesar Rp45,1 miliar pada semester I-2018, atau melesat 11,7 kali lipat dibandingkan dengan realisasi laba bersih per Juni 2017 sebesar Rp3,8 miliar.

Menurut laporan tertulis manajemen, Jumat (27/07/2018), lonjakan itu ditopang oleh pertumbuhan pendapatan yang kuat, yaitu sebesar 287,5% menjadi Rp1,80 triliun pada paruh pertama 2018 dibanding periode yang sama pada 2017 sebesar Rp465 miliar.

Sementara itu, total nilai aset perseroan hingga 30 Juni 2018 tercatat sebesar Rp727 miliar atau lebih tinggi 27,9% dibandingkan total aset hingga 20 Juni 2017 sebesar Rp568 miliar. Sebesar Rp109 miliar dari nilai aset tersebut berbentuk uang kas.

Peseroan saat ini sedang melakukan perluasan jaringan distribusi secara agresif dan melaksanakan strategegi investasinya. Itu terlihat dari pertumbuhan jumlah kios sebanyak dua kali lipat menjadi 1.700 kios per Juni 2018 dibandingkan hingga akhir Desember 2017 sebanyak 809 kios.

Sementara itu, agen digital meningkat dari 27.000 agen pada akhir 2017 menjadi sebanyak 36.000 agen hingga 30 Juni 2018. Rata-rata jumlah transaksi pada Juni 2018 sebanyak 340.000 transaksi per hari dibanding Maret 2018 sebanyak 202.000 transaksi per hari. Adapun transaksi rata-rata tertinggi perseroan mencapai 331.000 transaksi per hari.

Tahun ini, perseroan akan mengubah strategi bisnisnya melalui pendekatan yang lebih komprehensif. Perseroan memperbesar jaringan distribusinya dan menginisiasi pendekatan strategis yang bersinergi dengan seluruh portofolio bisnis di dalam sebuah ekosistim distribusi yang saat ini sedang dikembangkan. (Abraham Sihombing)

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →