Sore ini, Indeks Harga Saham Gabungan Ditutup Naik ke Posisi 5.933

Oleh : Abraham Sihombing | Rabu, 25 Juli 2018 - 17:17 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup naik tipis 0,03% atau 2 poin ke posisi 5.933 pada perdagangan Rabu (25/07/2018) ini dibandingkan posisi pada akhir perdagangan pada satu hari sebelumnya di level 5.931.

Penguatan indeks di akhir perdagangan hari ini karena kenaikan harga 197 saham. Selain itu, adapula 199 saham turun, 121 saham stagnan dan 133 saham tidak ditransaksikan. Adapun indeks pada perdagangan hari ini bergerak di kisaran 5.923-5.947.

Total nilai perdagangan di seluruh segmen pasar BEI mencapai Rp6,75 triliun. Itu terdiri dari nilai perdagangan di Pasar Reguler sebesar Rp5,28 triliun, di Pasar Negosiasi senilai Rp1,46 triliun dan di Pasar Tunai sebesar Rp144.500.

Sedangkan total volume transaksi tercatat sebanyak 106,69 juta lot saham, hasil dari 414.903 kali transaksi. Investor asing membukukan pembelian saham bersih senilai Rp95,98 miliar. Akan tetapi mereka masih mencatat volume penjualan saham bersih sebanyak 1,84 juta lot saham.

Sebanyak lima dari sembilan indeks sektoral BEI menguat. Indeks sektor aneka industri mengalami kenaikan tertinggi, yaitu sebesar 2,67% atau 31,22 poin ke posisi 1.199. Kemudian disusul oleh indeks sektor pertambangan dan indeks sektor perdagangan yang masing-masing meningkat 1,44% dan 1,19%.

Saham-saham LQ45 yang mengalami kenaikan harga dan menjadi top gainers adalah MYRX yang harganya meningkat 8,53% atau Rp11 menjadi Rp140 per unit, UNTR yang harganya naik 5,01% atau Rp1.650 menjadi Rp34.550 per unit dan ADRO yang harganya terangkat 4,44% atau Rp80 menjadi Rp1.880 per unit.

Adapun saham-saham LQ45 yang menjadi top losers adalah EXCL yang turun 3,69% atau Rp110 menjadi Rp2.870 per unit, TLKM yang harganya tergerus 3,23% atau Rp130 menjadi Rp3.900 per unit dan SSMS yang harganya susut 2,73% atau Rp35 menjadi Rp1.245 per unit. (Abraham Sihombing)

 

 

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →