Hari ini, IHSG Diprediksi Bakal Bergerak Naik di Kisaran 5.821-6.002

Oleh : Abraham Sihombing | Kamis, 21 Juni 2018 - 09:51 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id, Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diperkirakan bakal bergerak naik pada kisaran 5.821-6.002. Adapun momentum koreksi yang terjadi pasca liburan Lebaran kemarin diharapkan masih dapat menjadi peluang bagi pelaku pasar untuk mengakumulasi saham-saham pilihan agar indeks dapat kembali menguat.

“Kendati masih ada koreksi pada perdagangan hari ini, maka hal itu dapat dimanfaatkan pelaku pasar untuk mengakumulasi saham-saham pilihan mereka,” ujar William Surya Wijaya, analis PT Indosurya Bersinar Sekuritas, di Jakarta, Kamis (21/06/2018).

William mengemukakan, IHSG diperkirakan bakal berus berupaya untuk mempertahankan titik supportnya di sepanjang pekan yang pendek ini karena ruang pergerakan untuk berkonsolidasi cukup terbatas.

“Meski demikian, proses konsolidasi tersebut tetap bakal terjadi karena didukung oleh kuatnya fundamental perekonomian Indonesia yang dapat dipantau dari berbagai rilis data perekonomian nasional,” papar William.

William berpendapat, penggunaan dana marjin yang dilakukan investor jangka pendek cukup berpengaruh juga terhadap aksi jual jangka pendek, apalagi hal itu terjadi pasca libur panjang Lebaran.

Kendati demikian, menurut William, para pelaku pasar dapat memanfaatkan penurunan tersebut untuk mengakumulasi saham-saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI), PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) dan PT Wijaya Karya Tbk (WIKA).

“Di samping itu, saham-saham PT Pakuwon Jati Tbk (PWON), PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI), PT Telkomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) dan PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) juga layak untuk diakumulasi,” pungkas William. (Abraham Sihombing)

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →