Aksi Borong, Harga Saham TAXI Diprediksi Naik ke Rp350

Oleh : Abraham Sihombing | Selasa, 31 Januari 2017 - 09:59 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Saham PT Express Transindo Utama Tbk (TAXI), operator taksi Express, dirumorkan akan diborong oleh sebuah perusahaan otomotif terkemuka seharga Rp350 per unit. Pihak pembeli dikabarkan akan melakukan niatnya tersebut karena adanya aksi korporasi TAXI yang akan dilakukan tahun ini, yaitu penambahan armada mobil taksi, ekspansi usaha ke seluruh kota di tanah air dan rencana penjualan aset untuk mengurangi utang TAXI.
 
Seluruh aksi korporasi tersebut diharapkan dapat memberikan sentimen positif bagi saham TAXI karena akan mendorong pertumbuhan kinerja keuangan operator taksi tersebut.
 
Beberapa hari lalu, Benny Setiawan, Direktur Utama TAXI, mengungkapkan, perseroan menambah 1.000 unit armada pada 2017 ini. Untuk mendanai aksi korporasi tersebut, manajemen perseroan berniat menjual asetnya berupa tanah kosong dan ruko yang tidak produktif. Namun demikian, Benny enggan menyebut luas tanah yang akan dijual serta target harga yang akan diraih perseroan melalui transaksi tersebut.
 
Benny hanya mengatakan, penjualan aset perseroan yang tidak menunjang bisnis inti tersebut sudah direncanakan sejak 2016. Akan tetapi, pada tahun lalu bisnis properti terkena dampak pelambatan ekonomi sedan­gkan tahun ini diperkirakan lebih positif.

Benny mengungkapkan, per­seroan punya tanah kosong di Kranggan seluas 10 hektar, namun yang dijual hanya tanah kosong beserta ruko.
 
Menurut laporan keuangan TAXI per September 2016, nilai aset berupa tanah yang dimiliki perseroan tercatat sebesar Rp 456,42 miliar dan aset bangunannya termasuk mess dan pool bernilai sekitar Rp 221,03 miliar.

Selama 20 hari perdagangan saham pada Januari 2017, yaitu pada periode 3-30 Januari 2017, saham TAXI ditransaksikan pada kisaran Rp162-195 per unit. Volume perdagangan saham TAXI tertinggi terjadi pada 18 Januari 2017 sebanyak 73,963 juta unit dan volume terendahnya sebanyak 2,833 juta unit terjadi pada 11 Januari 2017. Sementara itu, para investor asing melakukan aksi jual saham TAXI dengan volume tertinggi sebanyak 2,942 juta unit pada 3 Januari 2017.(iaf)

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →