Dukung Gerakan Pemerintah, CentrePark Berlakukan Sistem Pembayaran Non Tunai

Oleh : Ridwan | Rabu, 06 Juni 2018 - 13:03 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta, PT Centrepark Citra Corpora, pengelola bisnis parkir CentrePark terus mengembangkan bisnisnya. Delapan tahun lebih berdiri di Indonesia, perusahaan anak negeri sampai saat ini memiliki portfolio sebanyak 280 lokasi parkir di seluruh wilayah Indonesia.

Presiden Direktur PT Centrepark Citra Corpora, Charles Oentomo mengatakan perusahaan akan terus melebarkan rentang bisnis parkir ke kota-kota lainnya. 

"Tidak hanya komplek perkantoran, tetapi juga pusat belanja, rumah sakit, ruang publik, sekolah-sekolah dan apartemen," kata Charles usai menghadiri acara buka puasa bersama media di Jakarta (5/6/2018). 

Ia menambahkan, saat ini pihaknya tengah mengerjakan beberapa proyek terbarunya antara lain di Komplek Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta, Ciputra International Office dan Ciputra International Apartment di Puri, Jakarta Barat, Sopo Del Tower di Kuningan, Jakarta Selatan. 

Selanjutnya, Kino Office Tower di Alam Sutera, Tangerang-Banten, Bandara Soekarno Hatta Terminal 1,2,3 dan Inap, Bandara Blimbingsari Banyuwangi, Bandara APT Pranoto Samarinda, Bandara Kualanamu Medan, Sinarmas Land Office di Medan, Sumatra Utara, Jatim Expo International di Surabaya, Jawa Timur dan lain sebagainya.

Menurut Charles, tingkat kenyamanan penghuni maupun pengunjung sebuah gedung, baik hunian, komersial maupun perkantoran bisa diukur dari pengaturan area parkir kendaraannya. 

"Layout parkir yang baik dan pelayanan ramah dari petugas operasional parkir di sebuah gedung mampu membuat orang mau bahkan betah untuk berkunjung atau tinggal,” ujarnya. 

Kendati sebagian besar skema pembayaran yang digunakan CentrePark masih tunai, namun perusahaan mendukung penuh gerakan nontunai yang digaungkan oleh pemerintah. Salah satunya melalui pengembangan sistem cashless society dan manless dengan otomasi pembayaran. 

Hal ini dilakukan untuk menyesuaikan era yang serba digital, praktis dan efisien. Sementara tenaga manusia akan dimaksimalkan untuk melayani konsumen di lapangan secara langsung, seperti membantu memarkirkan kendaraan.

“Saat ini kami bekerja sama dengan BCA Flash dan E-Money Mandiri, dan sedang dalam progress integrasi dengan BNI dan BRI. Ke depan tentu kami terus melakukan pendekatan strategis dengan perbankan lainnya agar semakin banyak transaksi yang bisa dilakukan,” terang Charles.

CentrePark pertama kali didirikan di Jakarta pada November 2009. Saat ini total karyawan yang dimiliki mencapai 5.000 orang dengan lokasi parkir tembus 280 titik yang tersebar di lebih dari 40 kota besar di Indonesia.

“Tahun ini kami targetkan bisa menambah 100 lahan parkir baru,” pungkasnya.