Bila Diperlukan, Kadin Siap Bantu Pemerintah Kerek Suku Bunga Acuan

Oleh : Ridwan | Rabu, 23 Mei 2018 - 10:02 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Pelaku usaha meminta pemerintah dan Bank Indonesia (BI) kembali mengambil langkah cepat lain setelah menaikkan tingkat suku bunga acuan 0,25 poin.

Langkah ini harus segera dilakukan, mengingat Bank Sentral Amerika Serikat (AS) berencana menaikkan suku bunganya lagi.

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Rosan P. Roeslani mengatakan para pengusaha telah mengantisipasi kenaikan suku bunga BI menjadi 4,5 persen. Bahkan, mereka juga telah siap apabila BI kembali menaikkan suku bunga 7-days repo rate.

Menurutnya, para pengusaha lebih khawatir lagi apabila suku bunga AS kembali naik. Dampaknya bisa cukup besar terhadap perekonomian Indonesia, terutama pada investasi dan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

"Pemerintah harus bertindak cepat, The Fed juga akan menaikkan lagi suku bunganya," kata Rosan di Jakarta (22/5/2018).

Menurut Rosan, kenaikan suku bunga ini tidak akan memberatkan dunia usaha. Apalagi, kenyataannya selama ini, dengan suku bunga acuan yang rendah penyerapan pinjaman ternyata belum maksimal.

"Kami (Kadin) menilai, dampak positif dari suku bunga yang rendah belum signifikan," tuturnya.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →