Pendapatan Astra Tidak Lagi Andalkan Sektor Otomotif
INDUSTRY.co.id - Jakarta-PT Astra Internasional Tbk mengaku tidak lagi mengandalkan otomotif sebagai pendapatan satu-satunya yang paling besar. Emiten berkode ASII tersebut sudah punya sektor pendapatan lainnya.
Chief of Corporate Communications, Social Responsibility and Security Astra International Pongki Pamungkas mengatakan, sektor pertambangan dan komoditas salah satu pemasukan pendapatan grup Astra tahun ini.
"Neraca expor dan impor diimbangi oleh pendapatan dari komoditas dan pertambangan," kata dia di Jakarta, Senin (21/5/2018) malam.
Meskipun demikian, ia akui penjualan otomotif tahun ini bakalan tergerus lagi akibat Bank Indonesia menaikan suku bunga 25 bps menjadi 4,25 persen, ditambahkan rupiah yang melemah di atas Rp14 ribu atas dolar.
"Kita akan lebih sulit lagi, karena komponen impor itu masih 60 persen di otomotif," katanya.