Pendapatan Astra Tidak Lagi Andalkan Sektor Otomotif

Oleh : Wiyanto | Selasa, 22 Mei 2018 - 06:06 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta-PT Astra Internasional Tbk mengaku tidak lagi mengandalkan otomotif sebagai pendapatan satu-satunya yang paling besar. Emiten berkode ASII tersebut sudah punya sektor pendapatan lainnya.
 

Chief of Corporate Communications, Social Responsibility and Security Astra International Pongki Pamungkas mengatakan, sektor pertambangan dan komoditas salah satu pemasukan pendapatan grup Astra tahun ini.

"Neraca expor dan impor diimbangi oleh pendapatan dari komoditas dan pertambangan," kata dia di Jakarta, Senin (21/5/2018) malam.

Meskipun demikian, ia akui penjualan otomotif tahun ini bakalan tergerus lagi akibat Bank Indonesia menaikan suku bunga 25 bps menjadi 4,25 persen, ditambahkan rupiah yang melemah di atas Rp14 ribu atas dolar.

"Kita akan lebih sulit lagi, karena komponen impor itu masih 60 persen di otomotif," katanya.

Wiyanto

Redaktur

Wiyanto Lulusan UIN Syarif Hidayatullah dan kini menempuh jenjang Megister Ekonomi Islam di Paramadina. Meliput sektor keuangan dan Pertanian serta sektor riil. Tulisan membantu masyarakat dan pemerintah dan investor memahami peta ekonomi secara menyeluruh

Lihat semua artikel →